Kinerja SKPD Lemah Bikin Target PAD Jeblok

Rabu, 9 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bekasi Rahmat Effendi

Walikota Bekasi Rahmat Effendi

KanalBekasi.com – Tidak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi mengindikasikan beberapa hal termasuk diantaranya peran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak optimal.

Sekertaris Komisi III DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan mengatakan kecewa atas apa yang disampaikan Walikota Bekasi Rahmat Effendi dalam laporan nota keuangan RAPBD 2020.

Baca Juga: Belanja Pegawai Tinggi Pemkot Bekasi Terancam Bangkrut

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya penurunan target PAD Kota Bekasi pada tahun 2020 mendatang, terjadi akibat adanya rasionalisasi yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi pada tahun sebelumnya. Sehingga target capaiannya pun diturunkan menjadi Rp 256,4 Miliyar dari target awal sebesar Rp 3,017 Triliun.

“Sangat disayangkan Walokota tidsk mampu mengoptimalkan kinerja SKPDnya, harus jadi pertanyaan kenapa rasionalisasi pendapatan tidak tercapai padahal PAD diciptakan lewat perencanaan,” katanya, Rabu (9/10)

Nuryadi mengatakan kalau itu diturunkan (PAD) hingga Rp 200 Miliyar, bukan dirinya saja bertanya, tapi 2,8 Juta masyarakat Kota Bekasi juga akan bertanya.

Menurutnya, rasionalisasi PAD Kota Bekasi tersebut bukan alasan tidak tercapainya target pendapatan. Hanya saja, tidak adanya otoritas yang diberikan Wali Kota Bekasi kepada SKPD penghasil. Akibatnya, defisit keuangan di Kota Bekasi tidak akan terselesaikan.

Harusnya, sambung Nuryadi, tidak ada alasan PAD turun, harusnya meningkat, minimal samalah. Dirinya juga sudah berdiskusi dengan akuntan publik soal defisit di Kota Bekasi, tidak ada benang merahnya.

Perbaikan keadaan keuangan Kota Bekasi bukan hanya soal target PAD saja, Nuryadi meminta sumber daya manusia yang dipilih Wali Kota Bekasi harus mumpuni. Ia menyarankan agar adanya evaluasi terhadap kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) penghasil.

“Harus cari kepala SKPD yang bisa benerja, jangan diganti-ganti, sehingga perencanaanya jalan dan tidak berubah-ubah. Coba kasih otoritas, kalau tidak berhasil capai target, ganti. Dulu Ahok begitu jadi Gubernur, dan itu harus,” tutupnya. (sgr)

Berita Terkait

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB