KanalBekasi – Ketua Dewan Pendidikan yang baru dilantik Ali Fauzi angkat bicara soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sering menjadi polemik di masyarakat. Menurut Ali kemungkinan berdasarkan Petunjuk Teknis (Juknis) tidak akan banyak berubah.
Ali memaparkan yang berubah adalah porsi PPDB sendiri. Ali menambahkan jalur Afirmasi Kota Bekasi sudah dapat porsi yang besar yakni 25 persen karena sebenarnya hanya 15 persen. Yang sempat jadi masalah adalah Jalur Zonasi, karena lebih mengacu pada tempat tinggal anak sementara sebaran sekolah tiap wilayah berbeda. Idealnya setiap Kecamatan mempunyai 3 sekolah
“Makanya kita dorong pemerintah dan juga berharap peran serta masyarakat untuk mencarikan lahan yang nantinya bisa di jadikan sekolah, karena saya merasakan sulitnya mencari lahan yang dijadikan sekolah,” tambahnya
Ali menambahkan Dinas Pendidikan telah mengadakan merger beberapa sekolah dengan tujuan pemerataan tadi.Kedepan sambung Ali, pihaknya akan mengajak bicara sekolah swasta terkait PPDB
“Setiap PPDB kan yang ribut mereka karena merasa tidak diakomodir,” jelas Ali
Sekolah swasta nantinya akan dilibatkan karena daya tampung sekolah negeri tidak akan cukup. Oleh karenanya perlu dihitung berapa operasional dan kelengkapan yang mereka butuhkan. Dari perhitungan tersebut sehingga dapat diketahui berapa anggaran yang dibutuhkan.
“Perlu ada klasifikasinya bagi sekolah swasta, dan kalau anggaran dari pemerintah kurang nanti Dewan Pendidikan akan mencari jalan, apakah lewat CSR atau dana masyarakat, karena bicara sekolah tidak hanya di negeri tapi swasta juga,” terang Ali.(sgr)