Bawaslu: Pelanggaran Netralitas ASN Marak Dampak Sanksi Tak Tegas

Sabtu, 1 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bawaslu, net

Kantor Bawaslu, net

KanalBekasi.com – Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo menyatakan, angka pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) tinggi atau marak dari tiap penyelenggaran pemilu dan pilkada akibat sanksi yang dibebankan kepada pelanggar tidaklah kuat.

Dewi berkeyakinan hal ini akan berulang pada Pilkada serentak 2020 apabila aturan sanksi ASN tidak berubah. Sebagai informasi, Dewi mengungkapkan, wilayah Sulawesi Selatan patut diwaspadai karena wilayah tersebut selalu tinggi tingkat keterlibatan pelanggaran ASN.

Baca Juga: Dianggap Tidak Relevan, Peraturan Bawaslu Akan Direvisi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya bertanya kok tidak punya rasa takut untuk terlibat? Ternyata jawabannya karena sanksi yang dibebankan tidak kuat,” ungkapnya, Sabtu (1/20)

Dewi mengungkapkan, unsur kepentingan ketika ASN mengeksekusi rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Jika Undang-Undang (UU Nomor 5 Tahun 2014) tidak diubah, ia khawatir angka pelanggaran netralitas ASN akan terus melonjak.

“Jika UU ASN tidak berubah saya yakin ini akan terus berkembang. Kita perlu melahirkan sebuah usulan untuk pemberian sanksi sehingga KASN tidak hanya keluarkan rekomendasi tapi juga sanksi,” tegasnya.

Walau begitu, Dewi mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/Kota yang telah menindak tegas para pelanggar. Dia pun meminta agar seluruh jajaran Bawaslu dapat mengencangkan sabuk dalam hal mengawasi dugaan pelanggaran ini.

“Saya kira ini bisa menjadi warning untuk kita semua, untuk tetap siaga,” tutup Dewi.(sgr)

Berita Terkait

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB