Kinerja Dinilai Gagal, Mahasiswa Tuntut Kadinkes Kota Bekasi Mundur

Kamis, 27 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sejumlah Mahasiswa mengatasnamakan diri Komunitas Bersama Rakyat Lawan Korupsi (KOBAR API), menggelar aksi unjuk rasa didepan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis (27/2)

Foto: Sejumlah Mahasiswa mengatasnamakan diri Komunitas Bersama Rakyat Lawan Korupsi (KOBAR API), menggelar aksi unjuk rasa didepan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis (27/2)

KanalBekasi.com – Sejumlah Mahasiswa mengatasnamakan diri Komunitas Bersama Rakyat Lawan Korupsi (KOBAR API), menggelar aksi unjuk rasa didepan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis (27/2).

Dalam orasinya, gabungan mahasiswa tersebut menuntut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi mundur dari jabatannya, karena dinilai gagal memenuhi pelayanan dasar kesehatan warganya.

Menurut Koordinator aksi, Adriyanto Abdillah, meningkatnya kasus DBD (Demam Berdarah Dangue) pada tahun 2019 yang mencapai 1903 kasus dengan 3 Orang meninggal menjadi Pekerjaan Rumah, Dinkes Kota Bekasi khususnya Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, tidak mampu ditanggulangi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, saat ini Dinkes yang memiliki porsi anggaran cukup besar, belum terlihat melakukan upaya pencegahan maupun pengendalian terhadap penyebaran wabah DBD tersebut.

“Kami minta Kepala Dinas Kota Bekasi mundur dari jabatannya. Dinas Kesehatan selaku SKPD yang bertanggung jawab atas pengelolaan kesehatan di Kota Bekasi tidak mampu bekerja secara maksimal. Meningkatnya kasus DBD pada tahun 2019, menjadi pekerjaan rumah bagi Dinkes Kota Bekasi khususnya Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dimana tidak mampu menanggulangi penyakit DBD yang terjadi di Kota Bekasi,” tulis koordinator aksi, Adriyanto Abdillah, melalui press rilis.

Baca Juga: Dinkes Kota Bekasi Tidak Setuju KS Terintegrasi BPJS

Ditambahkan, bahwa kesehatan merupakan hak setiap warga negara dan negara wajib memfasilitasi hal tersebut khususnya untuk masyarakat miskin perkotaan. Melalui UU tentang otonomi daerah memungkinkan untuk masing-masing daerah Kabupaten/Kota untuk mengelola daerahnya masing-masing termasuk juga dibidang kesehatan warganya .

“Bedasarkan peraturan daerah kota bekasi nomor 07 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah kota bekasi, pasal 5 poin D2 menyatakan bahwa Dinas Kesehatan, menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang kesehatan,” ujarnya.

Sejumlah mahasiswa yang berunjuk rasa tidak ditemui oleh perwakilan pejabat Pemkot Bekasi. Meski begitu, mereka tetap akan melakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.
“Kami tetap akan menyuarakan suara kami sampai tuntutan kami dipenuhi,” tukasnya. (sgr)

Berita Terkait

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terbaru