SMK Gema Karya Bahana Berikan Solusi Belajar Online

Kamis, 6 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Yayasan SMK Gema Karya Bahana (GKB), Alie Fauzie(tengah batik), Manager PT Extramarks Educationn, Fernando Uffie di ruang laboratorium komputer, Kamis (6/2)

Foto: Ketua Yayasan SMK Gema Karya Bahana (GKB), Alie Fauzie(tengah batik), Manager PT Extramarks Educationn, Fernando Uffie di ruang laboratorium komputer, Kamis (6/2)

KanalBekasi.com – SMK Gema Karya Bahana menerapkan solusi belajar online. Sistem belajar berbasis aplikasi online ini, bertujuan memberikan solusi belajar yang mudah dan menarik bagi para peserta didik.

Ketua Yayasan SMK Gema Karya Bahana (GKB), Ali Fauzie menyambut baik program kurikulum yang ditawarkan PT Extramarks Educationn Indonesia. Melalui penerapan kurikulum 2013 berbasis aplikasi tersebut, tentunya akan memudahkan guru dan murid dalam proses belajar mengajar disekolah.

Bahkan tidak hanya guru dan murid, para orangtua juga dapat mengetahui perkembangan akademik anak mereka selama belajar disekolah setiap saat menggunakan perangkat handphone atau gadget.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“SMK Gema Karya Bahana, terus mengembangkan kurikulum disekolah. Disamping melalui referensi buku-buku pelajaran, sekolah juga memberikan cara belajar yang terbilang mudah dan menarik kepada seluruh anak didik melalui kurikulum berbasis aplikasi kelas pintar,” jelas Ali, Kamis (6/2).

Baca Juga: Lulusan SMK Akan Dapat Sertifikat Internasional

Selain itu, para guru berinovasi dengan menambah atau menginput soal-soal sesuai standar kebutuhan di sekolah secara langsung dan mudah kedalam aplikasi.

“Jadi materi pelajaran yang ada di aplikasi kelas pintar, juga bisa dikombinasikan oleh gurunya. Jadi, anak didik tetap tahu sejauh mana materi pelajaran yang telah disampaikan oleh gurunya, dan para orangtua juga bisa mengetahui kemampuan perkembangan akademik anaknya,” tambah Ali.

Baca Juga: Siswi SMKN 6 Bekasi Didaulat Jadi Duta Sadar Hukum dan HAM

Untuk jenjang pendidikan kejuruan seperti di SMK GKB, kata Ali, bobot materi pelajaran keterampilan atau praktik tentu lebih besar, sehingga lulusan dari sekolah kejuruan akan siap ditempatkan dilapangan kerja.

“Sekolah menengah kejuruan tentunya akan memberikan bobot materi pelajaran dibidang keterampilan yang lebih besar. Tujuannya untuk menyiapkan anak didik yang cerdas, terampil dan siap untuk ditempatkan dilapangan kerja nanti,” tandas Ali.

Ditempat yang sama, Manager PT Extramarks Educationn Indonesia, Fernando Uffie, menjelaskan bahwa dalam ekosistem pendidikan, penyelenggara pendidikan tidak hanya dijalankan oleh guru, murid dan orangtua. Karena itu, sejak tahun 2017 pihaknya telah berkontribusi didalam penyelenggaraan pendidikan dengan memberikan solusi belajar online berbasis aplikasi di tujuh negara yakni Singapura, Uni Emirat Arab, Qatar, Dubai, India dan South Afrika.

Materi pelajaran di aplikasi kelas pintar tersebut, tersedia mulai jenjang pendidikan SD, SMP hingga SMA/SMK.

“Isinya menyesuaikan kurikulum yang berlaku saat ini di Indonesia, yakni kurikulum 2013,” ujarnya.

Sasaran belajar online yang ditawarkan kepada pihak SMK Gema Bahana Karya di Jalan Raya Pekayon, Pondok Gede, No. 53, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, menurut Fernando, untuk mendukung dan memudahkan pihak sekolah mengimplementasikan kompetensi inti yang berhubungan dengan aspek keterampilan atau skill lewat aplikasi belajar online. Karena, kurikulum 2013 saat ini, terdiri dari KI 1 (Kompetensi Inti) yakni terkait aspek spiritual, KI 2 aspek sosial, KI 3 aspek pengetahuan dan KI 4 yang terkait aspek keterampilan.

“Kurikulum 2013 saat ini terdiri dari KI 1, KI 2, KI 3 dan KI 4. Kelas pintar itu, untuk membantu SMK Gema Bahana Karya dalam mengimplementasikan komptensi inti dibidang keterampilan. Karena kita tahu bahw sekolah kejuruan itu memiliki bobot nilai yang lebih tinggi untuk kompetensi inti didalam aspek keterampilan. Caranya, guru tinggal menginput materi pelajaran keterampilan kedalam aplikasinya,” paparnya.

Didalam konten aplikasi kelas pintar itu sendiri, lanjut Fernando para orangtuan murid akan mengetahui hasil analisa nilai akademik yang dicapai oleh masing-masing anak mereka.

“Plaatform didalam aplikasi ini sudah lengkap. Dan nantinya sekolah, guru, siswa dan orangtua bisa langsung menerima laporan mengenai analitik nilai yang diperoleh. Jadi apapun yang akan dibutuhkan oleh SMK GBK terkait KI 4 (keterampilan/skill) bisa digunakan berbasis teknologi lewat aplikasi kelas pintar,” pungkas dia.(sgr)

Berita Terkait

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB