KanalBekasi.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memantau situasi lalu lintas di tengah libur panjang (Cuti Bersama). Menhub melihat langsung situasi jalan tol di beberapa lokasi melalui udara.
Di tol Jakarta-Cikampek khususnya telah mengalami kepadatan, tepatnya di KM 47. Mobil berjalan merayap dengan kecepatan 20 KM perjam. Kepadatan mobil terlihat jelas dengan plat nomor polisi B pada umumnya.
Polisi dan Jasa Marga langsung mengambil tindakan untuk mengantisipasi kemacetan lebih parah lagi. Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan memberlakukan contra flow dari KM 47 sampai dengan KM 61. Ini demi mengurai kemacetan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Libur Lebaran, Polres Bekasi Kota Antisipasi Macet dan Gangguan Kamtibmas
“Rekayasa Contra flow dari KM 47 sampai dengan 61 saat ini sedang dilaksanakan pemasangan perambuan,” kata Menhub Budi Karya, Rabu (28/10)
Rest area di KM 57 mengalami kepadatan kendaraan yang ingin istirahat dan mengisi BBM. Akibat kepadatan tersebut, rest area tersebut langsung ditutup.
“Penutupan agar kondisi jalan terurai. Setelah KM 57 diharapkan kondisi jalan lancar,” tandasnya
Sebelumnya Kakorlantas Polri Irjen Pol Irjen Pol Istiono sudah menyiapkan sejumlah skenario mengantisipasi lonjakan kendaraan warga yang berlibur panjang di akhir pekan ini. Termasuk bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Raharja, hingga pemerintah daerah lalu lintas tetap lancar.
Korlantas mengerahkan Tim Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) dalam rangka pengamanan libur panjang dan Operasi Zebra 2020. Dia pastikan, dalam pelaksanaannya pengawasan ini akan dilakukan dengan mengedepankan cara-cara yang humanisme kepada masyarakat.
“Konsep operasi yang digelar mengedepankan upaya-upaya edukasi dan penerangan serta membangun kesadaran masyarakat. Operasi Zebra dilaksanakan secara simpatik, persuasif, dan humanisme mengingat dalam kondisi pandemi COVID-19,” jelas dia.
Korlantas Polri mengerahkan 160.916 personel tim gabungan untuk mengamankan libur panjang dan Operasi Zebra 2020. Rinciannya, 94.170 personel Polri, 24.448 personel TNI dan unsur terkait lainnya sebanyak 42.298 personel.
“Terdapat 645 pos keamanan dan pos terpadu yang disiapkan. Pos pengamanan difokuskan di jalur tol, rest area, jalur arteri, lokasi wisata, dan jalur alternatif ataupun tempat penyeberangan ASDP,” kata Istiono.(sgr)






































