Hendak Mudik, Polisi Amankan 115 Travel Gelap

Kamis, 29 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalBekasi.com –  Pihak Kepolisian mengamankan 115 travel gelap yang diduga hendak mudik di sejumlah titik di perbatasan wilayah DKI Jakarta.

Salah satu sopir travel gelap, Sofyan (45) menuturkan, dia terpaksa harus menawarkan perjalanan mudik melalui travel gelap karena tidak memiliki pekerjaan sampingan lain yang menjadi pemasukan ekonominya.

“Ini kali kedua saya kena tindak travel gelap seperti ini, kena karena ada aturan mengenai Covid-19. Kalau tidak kena aturan ini, ya saya bakalan tetap jalan (menjadi sopir travel gelap) karena ini pekerjaan utama saya, tidak ada yang lain,” ujar Sofyan, Kamis (29/4)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sofyan menambahkan, dirinya menetapkan aturan tarif yang berbeda ketika mengangkut penumpang di musim jelang Lebaran ini. Namun sayangnya, kenaikan tersebut tidak diimbangi dengan syarat melakukan perjalanan seperti tes rapid antigen.

Baca Juga: 202 Travel Gelap yang Bawa Pemudik Diamankan

“Mobil saya ini tujuannya hanya Jakarta-Tegal, tarifnya untuk satu orang Rp250 ribu, sementara biasanya hanya Rp120-150 ribu. Ini kenapa saya naikan, ya karena dari kampung kan kosong, biar seenggaknya ada transport dulu biaya buat jalan makanya dinaikin harganya,” sambungnya.

“Travel gelap kayak gini memang banyak sih ya, ada yang tujuannya ke kota lain dengan tarif yang emang dinaikan dua kali lipat. Tapi enggak sama tes (rapid test antigen atau PCR), kita terima bayaran cuma antar aja dari tempat jemput ke tujuan,” imbuh Sofyan.

Sofyan menjelaskan, media sosial sangat berpengaruh terhadap cara dirinya mempromosikan travel gelap ini. Lewat promosi medsos, biasanya ia mampu mengangkut penumpang sekitar 10-15 orang.

“Pakai media sosial Facebook ya biasanya sama Instagram. Baru kalau sudah deal dengan tujuan dan pembayaran, beralih ke WhatsApp untuk menghubungi lebih lanjut dan mengetahui alamat dari penumpang karena kan kita memang mau jemput dia di lokasi,” terangnya.

Terkait dengan tindakan pihak kepolisian yang mengurung kendaraan dan akan melakukan sidang penilangan usai Lebaran, Sofyan meminta agar polisi meringankan sanksi tersebut.

“Kalo memang aturannya seperti itu, ya kita harus ikuti. Tapi kalau mobil dikandangin, ya gimana ya, saya minta sih jangan lama-lama. Dua sampai tiga hari ajalah mobil langsung keluar, yang penting kan nanti kita ikut sidang tilangnya. Kan kalau mobilnya dipulangkan, ya saya ikut pulang, nanti juga saya paling istirahat dulu (tidak menyupir),” papar Sofyan.

Terakhir, mengenai kebijakan dari Dinas Perhubungan yang menyediakan layanan pendaftaran travel resmi selama tiga hari untuk para travel gelap, Sofyan mengaku akan terasa sedikit sulit.

Namun, di kesempatan yang akan datang, jika memang mudah, dirinya akan mendaftarkan diri sebagai travel resmi sehingga tidak mendapatkan penindakan seperti yang terjadi padanya saat ini.

“Mungkin bisa mengikuti ya, tapi kan ini kalau daftar ke Organdanya, setidaknya minimal harus 5-10 mobil, sementara kita kan cuma ada 1-2 saja, ya pasti sedikit sulit bahkan belum bisa. Tapi kalau dipermudah, mau (daftar resmi),” pungkasnya.(sgr)

Berita Terkait

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Pengangkatan Kepsek Definitif, Kadisdik Masih Berstatus ‘Sementara’
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 18:07 WIB

Pengangkatan Kepsek Definitif, Kadisdik Masih Berstatus ‘Sementara’

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB