KanalBekasi.com – Kondisi pencemaran limbah Kali Bekasi yang kerap kali terulang menjadi permasalahan yang harus diselesaikan dari semua unsur pemerintahan lintas daerah.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan Pemerintah Kota Bekasi memiliki keterbatasan kewenangan terkait penyelesaian masalah tersebut, sebab temuan masalahnya bukan dari wilayah Kota Bekasi.
“Itukan sumber aktivitas pembuangan limbah ada di hulu Kali Bekasi wilayah Kabupaten Bogor, ” kata Walikota, Kamis (21/10)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itulah yang membuat Pemerintah Kota Bekasi terkendala kewenangannya. Meski nya Kabupaten Bogor ikut mengawasi aktifitas pembuangan limbah disana.
“Kalau kalinya cuma sampai di perbatasan Bekasi, kita bisa menyelesaikan, kalinya ini kan ke Bogor, ke atas(hulu) kita nggak bisa masuk kesana,” kata Rahmat Effendi atau biasa disapa Pepen
Pencemaran limbah di Kali Bekasi, kata Pepen, sejauh ini Pemerintah Kota Bekasi sebetulnya, sudah melakukan koordinasi baik ke Pemerintah Kabupaten Bogor, serta ke Kementerian Lingkungan Hidup agar membantu menyelesaikan masalah pencemaran Kali Bekasi.
Bahkan, Kementerian Lingkungan Hidup telah melakukan upaya tindakan tegas ke sejumlah perusahaan pembuang limbah tetapi belum dapat menghentikan pencemaran yang terjadi.
“Koordinasi sudah kerjasama, bahkan kita juga minta ke Kementerian Lingkungan Hidup waktu itu ada 6 yang sedang dalam proses tidak ditindaklanjuti, yang jadi kewenangan pusat, ” tuturnya
Mengingat kondisi permasalahan ini tidak bisa diselesaikan okeh Pemerintah Kota Bekasi, maka Pepen pun juga meminta Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat turun tangan untuk membantu penyelesaian masalah pencemaran Kali Bekasi.
Sebab, Kali Bekasi membentang bukan hanya di Wilayah Kota Bekasi. Sungai alam tersebut memiliki hulu di Sungai Cileungsi dan Cikeas lalu mengalir di hilir melalui Kabupaten Bekasi.
“Desakan yang pertama adalah ini dua pemkot dengan Kabupaten Bogor, melaksanakan pengawasan pengendalian bersama, nah dipayungi oleh Dinas Lingkungan Hidup Jawa barat, karena ini dalam satu daerah regional,” pungkasnya.(sgr)






































