KanalBekasi.com – Pemkot Bekasi bersama Founder Waste4change, Mohammad Bijaksana Junerosano telah melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama kegiatan pengangkatan sampah di sungai Bekasi menggunakan See Hamster yaitu perahu pembersih sampah sungai buatan Jerman.
Alat ini dinilai mampu membersihkan sampah di sungai yang selama ini dilakukan secara manual. Kelebihan alat ini antar lain dapat memilah sampah organik dan non organik bahkan pemilahan akan dilakukan menjadi barang yang dapat di daur ulang dan residu
Baca Juga: Pemkot Datangkan Alat Canggih Pembersih Sampah Sungai dari Jerman
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mohammad Bijaksana mengatakan alasan Kota Bekasi dijadikan proyek percontohan adalah karena kota berpenduduk 2,7 juta jiwa menghasilkan 1.913 ton/hari. Dari jumlah tersebut sampah yang terbuang ke laut mencapai 775 ton/hari
“Alat ini bisa memisahkan sampah organik dan non organik sehingga proses daur ulang lebih cepat,” katanya, Rabu (18/12)
Mohammad memaparkan adanya alat ini melibatkan dua stakeholder yaitu Greencycle – Schwarz dan One Earth One Ocean (OEOO). Dalam hal ini tim dibantu Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi yang menyiapkan pasukan katak untuk mengangkut residu. Walau tidak murah alat ini digadang-gadang mampu membersihkan sampah dengan cepat.
“Harganya sekitar 25 ribu euro,” tambahnya
Bila dirupiahkan menggunakan kurs 1 euro = Rp 15.000 berarti alat ini berharga Rp 375 juta. Muhammad mengatakan pihaknya akan melakukan kerjasama pengelolaan sampah di sungai Bekasi selama tiga tahun kedepan. Harapannya dengan adanya alat ini dapat memaksimalkan kinerja pasukan katak membersihkan sampah di sungai-sungai Kota Bekasi.
“Kemampuan mengangkut sampah seperti yang dijelaskan hanya 1000 ton perhari sementara produksinya 1800 ton, semoga dengan alat ini lebih maksimal,”tukasnya.(sgr)






































