KanalBekasi.com – Curah hujan tinggi membuat sejumlah ruas Jalan Tol Jakarta Cikampek (Japek) terendam banjir.
PT Jasa Marga dalam akun Twitternya Sabtu dinihari menyebutkan, genangan air itu mengakibatkan arus lalu lintas kendaraan menjadi padat.
Adapun wilayah yang mengalami kepadatan lalu lintas kendaraan adalah Cikarang Timur KM 36 – Cibatu KM 35.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Banjir di Bekasi: Pemukiman dan Akses Tol Jatibening Terendam
Banjir juga menghambat arus kendaraan di Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta, tepatnya Jatiasih (Bekasi) KM 44-KM+700 arah Cikunir juga padat karena ada genangan air setinggi 30 cm.
Petugas Jasa Marga meminta agar pengguna jalan untuk berhati-hati karena akses masuk GT Jatibening/PGT arah Cawang ada genangan air dan hanya kendaraan besar yang bisa melintas.
Begitu pula di Tol Jakarta-Tangerang, dimana terjadi genangan air sehingga arus lalu lintas kendaraan di Karawaci KM 21-Bitung KM 24 padat. Di Bitung KM 24 arah Tomang lalu lintas juga padat karena dampak genangan air.
Sebelumnya Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengatakan kemungkinan potensi banjir besar karena hujan ekstrem perlu diwaspadai di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek).
Dalam keterangan tertulis yang diterima peneliti sains atmosfer di Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer Lapan Dr. Erma Yulihastin menuturkan semua pihak diharapkan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir besar yang dapat terjadi pada 19-20 Februari secara luas di Jadetabek sebagaimana yang pernah terjadi pada 1 Januari 2020.
Hasil prediksi Satellite-based Disaster Early Warning System (Sadewa) milik Lapan menunjukkan bahwa hujan ekstrem mulai terjadi di kawasan Jakarta sejak pukul 23.00 WIB dengan intensitas yang semakin meningkat dan jangkauan wilayah yang meluas dan memanjang hingga meliputi Bekasi, Depok, Tangerang, bahkan hingga Karawang.(sgr)






































