KanalBekasi.com – Pinjaman online ilegal belakangan semakin meresahkan masyarakat.. Aksi penagihan dengan ancaman marak terjadi kepada para debiturnya yang mengalami gagal bayar.
Kabareskrim Agus Andrianto, menerbitkan telegram berisi perintah pada jajarannya untuk menindak pinjaman online (pinjol) ilegal.
Wadirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Whisnu Hermawan, mengatakan, telegram tersebut diharapkan dapat menjawab keresahan warga soal maraknya pinjol ilegal di berbagai daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Merugikan Masyarakat, 143 Pinjaman Online Ilegal Diblokir
“Bahkan Kabareskrim mengirim telegram ke seluruh jajaran Polri di Indonesia untuk mengungkap perkara pinjaman online ilegal,” terang Whisnu, Sabtu (19/6)
Ia menuturkan, saat ini jajaran Dittipideksus Bareskrim terus mendata dan mendalami laporan masyarakat atas teror pinjaman online.
“Tapi masih banyak lagi yang melaporkan terkait pinjol tersebut. Sampai hari ini anggota kami masih proses penyelidikan di berbagai daerah,” ujar Wadirtipideksus.
Diketahui, sebelumnya Dittipideksus Bareskrim Polri telah mengungkap penipuan dan pemerasan berkedok pinjaman online (pinjol) dengan nama aplikasi RP Cepat di Jakarta Barat.
Sebanyak 5 orang ditetapkan sebagai tersangka. Pinjol tersebut diduga dikendalikan 2 WN Tiongkok.(sgr)






































