Ketua Komisi IV Apresiasi Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi

Senin, 19 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPRD Kota Bekasi

Kantor DPRD Kota Bekasi

KanalBekasi.com – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi bicara soal pengawasan penanganan Covid-19 meliputi prokes dan aspek tiga t (trace, test, treat).

Ia mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang sudah sampai tahap ketiga, di Gor Kota Bekasi dan telah mencapai 50 ribu orang. Selain itu ia mengapresiasi Perda tentang Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) yang jadi pijakan hukum Pemkot di massa pandemi saat ini.

“Lewat Perda Nomor 15 tahun 2020, tentang tatanan hidup baru, ini menjadi landasan hukum penegakan penanganan Covid-19 di Kota Bekasi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dan tentunya dengan Perda ATHB ini juga bagaimana ekonomi di Kota Bekasi dapat tumbuh dimasa pandemi ini, tak hanya itu aktivitas sosial dan kemasyarakatan tetap berjalan,” tambah Ketua Komisi IV.

“Tentunya dengan Perda ATHB ini semua aktivitas menjadi berbeda, dimana semua hal dibatasi, tentunya dengan Perda ini juga mengatur agar masyarakat dapat tetap beraktivitas, dan kondisi perekonomian tetap berjalan, namun angka Covid bisa kita kendalikan,” terangnya kembali.

Baca Juga: Komisi IV Minta Dinas Pendidikan Awasi Sekolah Rawan Banjir

Ia pun menerangkan bahwa mulai dari vaksinasi, penegakan perda dengan operasi yustisi merupakan kunci sukses untuk penanganan Covid-19 di Kota Bekasi.

“Jadi pemerintah daerah pun kita lihat akan melakukan berbagai langkah-langkah strategis termasuk kemarin yang menjadi crowded kita adalah problemnya terkait dengan masalah pemulasaran jenazah dan ambulan jenazah,” ujarnya.

“Ini kemarin sudah diambil langkah-langkah cepat dan tepat untuk mensentralistik layanan khususnya ambulan jenazah di (BPBD) Badan Penanganan Penanggulanangan Bencana Daerah,” imbuh Sardi.

Sebelumnya Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, menyebutkan sudah total 2.300 jenazah dimakamkan di TPU Pedurenan selama pandemi Covid-19 terjadi sejak 2020.

“Sebanyak 2.300 lebih jenazah dimakamkan dengan protokol khusus Covid-19 di TPU Padurenan, ” kata Rahmat, Sabtu (10/7)

Ia menyampaikan, kini lahan pemakaman yang diperuntukkan jenazah Covid-19 di Kota Bekasi telah meluas.(sgr)

Berita Terkait

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB