KanalBekasi.com – Kapolres metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto mengatakan, menerjunkan sekitar 700 personil polisi dibantu personil TNI untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang rencananya digelar hari ini, Kamis (26/7), di dua tempat berbeda, Kantor Pemkot dan Gedung DPRD Kota Bekasi.
“Personil dari Polres Metro Bekasi Kota, diterjunkan sebanyak 400 personil. BKO Sabhara dan Brimob Polda Metro Jaya, sebanyak 2 kompi (180 personil,red), semuanya kita tempatkan di dua titik tersebut,” paparnya.
Indarto menjelaskan, jumlah massa gabungan aliansi ormas yang akan berunjuk rasa di Kantor Pemkot Bekasi, dilaporkan sekitar 100 ribuan. Tuntutan mereka meminta Pj. Walikota Bekasi, diganti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan, massa LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), menerjunkan sebanyak 200 orang, di gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar.
Menurut dia, LSM GMBI akan menyampaikan aspirasi terkait pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK , yang dinilai tidak pro rakyat.
“Mereka berunjuk rasa dengan tuntutan berbeda. Terkait meminta Pj. Walikota diganti dan terkait PPDB” katanya.
Indarto akan menindak tegas jika terjadi aksi unjuk rasa anarkis. Karena itu, dia berharap aksi ini berharap berlangsung damai dan aman.
“Sesuai SOP akan kita tindak jika melakukan aksi anarkis,” tandasnya.(sgr)






































