Ratusan Tenaga Honorer K2 Ikut Seleksi P3K

Sabtu, 23 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah K2 sedang melakukan proses registrasi kepesertaan dan pengarahan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di SMAN 2 Bekasi

Sejumlah K2 sedang melakukan proses registrasi kepesertaan dan pengarahan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di SMAN 2 Bekasi

KanalBekasi.com– Ratusan bekas tenaga honorer Kategori 2 (K2) pada tahun 2013 yang dinyatakan tidak lulus, akhirnya memiliki kesempatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) melalui proses ujian berbasis komputer yang dilaksanakan di SMAN 2 dan SMAN 5 Bekasi, Sabtu (23/2).

Kepala Bidang Administrasi dan Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pemerintah Kota Bekasi, Widytiawarman, mengatakan ujian ini diikuti oleh para eks K2 yang pada tahun 2013 lalu dinyatakan tidak lulus. Saat ini, ratusan tenaga honorer daerah tersebut mengikuti ujian seleksi P3K untuk menempati sejumlah posisi di lingkungan Kantor Pemkot Bekasi.

“Sekitar 667 peserta yang mengikuti ujian kali ini, dimana di SMAN 2 Bekasi sebanyak 309 peserta dan sisanya sebanyak 358 mengikuti ujian di SMAN 5 Bekasi,” ujar pria yang akrab disapa Widi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Anomali Pengangkatan GTK dan TKK

Untuk ujiannya sendiri, lanjut dia, dilaksanakan secara online dan para pesertanya dibagi ke dalam tiga sesi.

Sedangkan untuk soalnya sendiri, para peserta wajib menyelesaikan 90 soal online selama 100 menit yang meliputi uji kompetensi (Ujikom), teknis, manajerial dan sosial kultural.

Sedangkan untuk fasilitas sarpras yang digunakan ujian peserta dibutuhan sebanyak 4 ruangan laboratorium komputer dengan jumlah unit komputer sebanyak 120 unit.

“Soal yang wajib dikerjakan peserta sebanyak 90 soal dengan waktu 100 menit ditambah wawancara secara online dan ruangan yang dipakai sebanyak 4 buah dimana per ruangan terdapat 30 komputer untuk ujiannya,” paparnya.

Baca Juga: Ketimpangan Jumlah TKK dan PNS, Tak Sesuai Kebutuhan

Widi pada kesempatan itu juga mengatakan, kebutuhan P3K di lingkungan Pemkot Bekasi sebanyak 827 guru P3K, 5 di bidang kesehatan dan 2 sebagai teanaga penyuluh kesehatan.

“Kebutuhan P3K-nya sendiri sebanyak 827 guru, 5 di bidang kesehatan dan 2 penyuluh pertanian,” ulasnya.

Baca Juga: Pembayaran TPP dan Honor TKK, Alami Keterlambatan

Untuk batasan usia, dikatakan Widi, para K2 maksimal berusia 59 tahun atau 1 tahun sebelum mereka pensiun masih bisa mengikuti ujian ini.

“Maksimal usianya 59 tahun atau 1 tahun sebelum pensiun,” pungkasnya.(gir)

Berita Terkait

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terbaru