KanalBekasi.com – Perkembangan sarana komunikasi dan hiburan jenis gadget, handphone, laptop, tablet dan kamera saat ini digemari banyak orang. Namun, kecanggihan teknologi itu juga dapat menjadi bumerang bagi anak-anak.
Pengamat Pendidikan Kota Bekasi, Sardi Effendi, mengimbau agar para orang tua membatasi anak-anaknya bermain gadget dan sejenisnya.
“Sangat perlu dibatasi dan peranan orang tua disini sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Pemkot dan JICA Sepakat Gunakan Tekhnologi Biocard, Ini Maksudnya
Selain itu, peranan guru di lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi tentang bahaya bermain game online, juga memiliki andil di dalam membatasi kecanduan gadget.
“Guru juga memiliki peranan penting di dalam membangun benteng siswa, seperti kejadian beberapa waktu yang lalu dimana salah seorang siswa jatuh sakit karena kecanduan bermain gadget karena tidak adanya batasan dan peringatan dari orang disekelilingnya,” pungkasnya.
Terpisah Erik Hamzah mengaku buah hatinya telah kecanduan game. Itu terlihat dari anak sulungnya yang lebih senang menghabiskan waktu selama berjam-jam dengan berman game di handphone.
Saat ini, Ia memperketat penggunaan handphone, dan hanya memperbolehkan anaknya bermain game saat libur sekolah. Tujuannya sebagai upaya antisipasi dampak buruk pada kehidupan sosial anaknya kelak.
“Anak saya sangat gemar sekali dengan game di handphone, dan saat ini saya perketat penggunaan handphone yang hanya bisa di gunakan ketika libur sekolah saja, selebihnya saya sita,” tegas tegas Erik.(sgr)






































