KanalBekasi.com – Polisi masih memburu (WN), pelaku penyebaran hoaks server KPU di setting untuk memenangkan salah satu Capres tertentu. Pelaku yang Rabu (17/) kemarin sempat terdeteksi berada di Kota Bekasi berhasil kabur setelah kontrakan pelaku di datangi petugas.
Kepala Biro Penerangan Mabes Polri (Karo pemnmas) Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan sebelumnya pelaku terdeteksi berada di wilayah Kota Bekasi.
Baca Juga: Penyebar Hoaks “Server KPU Disetting” Bermotif Uang
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Namun Pelaku mematikan alat komunikasinya dan ketika didatangi ke kontrakannya sudah kosong” Kata Dedi,Kamis (18/5)
Lebih lanjut Dedi menambahkan belum melihat keterkaitan pelaku dengan kelompok-kelompok seperti Saracen dan Muslim Cyber army. Namun, tambah Dedi, Tim Direktorat siber masih mendalami keterkaitannya.
“Kita masih selidiki pelaku dan jaringan dibelakangnya” Tambah Dedi
Sebelumnya, polisi telah menangkap dua orang yang diduga menyebarkan hoaks tentang server milik KPU. Kedua tersangka itu adalah EW yang ditangkap di Ciracas, Sabtu (6/4), dan RD seorang ibu rumah tangga yang ditangkap di Lampung pada Minggu (7/4). Dalam kasus ini RD dan EW berperan sebagai buzzer.
Usai menangkap EW dan RD, polisi masih memburu dua orang, satu diantaranya WN.






































