Polisi Himbau Pendukung Capres Tak Lakukan Mobilisasi Massa

Jumat, 19 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KanalBekasi.com- Pasca pelaksanaan pencoblosan pemilu Polri mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan mobilisasi massa atau perayaan sebelum pengumuman resmi pemenang Pemilu 2019 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen  Pol  Dedi Prasetyo, mengatakan hal tersebut dilakukan guna menjaga kondisi pasca pemungutan suara yang kondusif.

Baca Juga: Polisi: Ada Pihak yang Sebarkan Isu Pemilu Rusuh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami imbau masyarakat agar bersabar dan tidak boleh terlalu mendahului. Kami imbau tidak mengumpulkan massa, mobilisasi massa atau mengadakan kegiatan konvoi-konvoi kemenangan secara awal” Kata Dedi, Jum’at (19/5)

Selain itu, Dedi mengimbau hal ini juga agar tidak terjadi saling klaim antar kubu yang sedang berkompetisi dalam Pemilu 2019. KPU selaku penyelenggara pemilu akan mengumumkan resmi selambat-lambatnya pada 22 Mei 2019 atau 35 hari pasca pemungutan suara.

“Tunggu 35 hari pengumuman KPU secara resmi akan disampaikan” Terangnya

Polri bersama TNI, sambung Dedi terus memantau proses penghitungan suara dengan melakukan melakukan patroli bersama. Pasca pemungutan suara, polisi akan terus bekerja dalam mengamankan penghitungan suara.

“Untuk pilpres mungkin sudah selesai. Tapi fokus pengamanan selanjutnya adalah penghitungan DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, dan DPD” Tandasnya

Polri juga terus memantau situasi Kamtibmas pasca pencoblosan. Sebelumnya isu “people power” dihembuskan eks politis PAN Amien Rais.

Ia menyebut istilah people power bukan perang antar anak bangsa secara fisik atau turun ke jalan.  Menurut dia, people power yang bisa dimulai dari hal yang paling mudah yakni dengan menggunakan ponsel untuk memfoto hasil perhitungan di tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing. (sgr)

Berita Terkait

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB