Jokowi Ungkap Alasan Dirinya Kebut Infrastruktur

Sabtu, 25 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI, Jokowi, tengah meninjau pembangunan Jalan Tol Batang Semarang Seksi 1 di Desa Tegalsari Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang,net

Presiden RI, Jokowi, tengah meninjau pembangunan Jalan Tol Batang Semarang Seksi 1 di Desa Tegalsari Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang,net

kanalBekasi.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan alasannya, jika dalam empat tahun pemerintahan selama ini masih fokus dan konsentrasi pada pembangunan infrastruktur.

“Karena ini merupakan fundamental yang tidak bisa kita tinggal,” kata Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Nasional ke-2 Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), di Istana Negara Jakarta, Jumat (24/8) siang.

Disampaikannya, banyak yang bilang kepadanya kenapa Indonesia tidak fokus pada pertumbuhan ekonomi, dengan misalnya memperkuat atau meningkatkan konsumsi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun Jokowi mengingatkan, bisa saja itu jadi pilihan. Masalahya, semakin pemerintah konsentrasi kepada yang bersifat konsumtif seperti itu semakin ditinggal perangkat-perangkat fundamental oleh negara-negara lain.

“Stok infrastruktur kita terakhir saya lihat 37% jauh sekali dengan negara-negara lain,” ungkap Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan, akibatnya biaya logistik dan transportasi Indonesia dibandingkan Malaysia dan Singapura dua kali sampai dua setengah kali lipat.

“Berarti infrastruktur di Indonesia masih jelek,” katanya

Diakui Kepala Negara, memang kadang-kadang kalau dirasakan mungkin ada ada pahitnya. Tapi Kepala Negara mengingatkan, semuanya tidak bisa instan, semuanya masih ada proses dan tahapan tahapannya.

“Memang harus kita lalui, infrastruktur lebih dahulu yang memang urutannya seperti itu. Negara lain lihat juga seperti itu,” ujar Jokowi

Presiden menegaskan, bangsa Indonesia harus harus berani, jangan semuanya instan karena pasti ada prosesnya, pasti ada sakitnya. Ia menunjukkan jalan di Papua, dimana untuk berjalan dari Merauke ke Boven Digul kira kira 100-120 kilometer (km) harus ditempuh bisa 2 hari padahal kalau disini maksimal 3 jam.

“Apakah kita bisa bersaing dengan negara-negara lain dengan kondisi seperti ini, saya jawab tidak mungkin,” tegasnya

Presiden meyakinkan, pada tahapan besar kedua saat ini fokus pemerintah adalah membangun sumber daya manusia. Ia mengemukakan, tahun depan rencananya pemerintah akan membangun 1.000 tempat latihan kerja di pesanteren.

“Saya mau seribu dulu, begitu ini baik, bermanfaat, jauh lebih besar,” kata Jokowi

Pembukaan Musyawarah Nasional ke-2 Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama ini dihadiri oleh Menko Polhukam Wiranto, Menaker Hanif Dakhiri, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.(sgr)

Berita Terkait

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan
PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Anggota Komisi IV Soroti Pengangkatan Kepsek Definitif, Sedangkan Kadisdik Masih Plt
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB