Ribuan GTK Disdik Belum Terima Honor

Senin, 3 September 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Supandi Budiman

Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Supandi Budiman

KanalBekasi.com – Ribuan Guru Tenaga Kontrak (GTK) Kota Bekasi, belum menerima honor. Keterlambatan pembayaran honor bulan Agustus lalu, harus menunggu hasil keputusan Anggaran Pendapatan Belanja Perubahan (APBDP) 2018, yang digelar Pemkot dan DPRD Kota Bekasi nanti.

Ketua Front Pembela Honor Indoensia (FPHI) Kota Bekasi, Firmasyah meminta para penyelenggara pemerintahan daerah, segera memutuskan anggaran perubahan belanja pegawai. Pasalnya, dampak keterlambatan honor tersebut, dikhawatirkan akan mempengaruhi kinerja para tenaga pengajar disekolah.

“Bulan Agustus lalu kami belum menerima honor. Dan bulan September ini honor kami apakah bisa cair atau tidak, kami juga belum tahu,” ungkap Firmansyah saat dihubungi, Senin (3/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga belum mengetahui kapan keterlambatan pencairan honor GTK tersebut berakhir. Karena, hingga memasuki triwulan ketiga ini, belum ada kejelasan informasi terkait pencairan honor tersebut.

Seharusnya, pencairan tersebut dapat direalisasikan mengingat honor GTK terdapat didalam anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Kota Bekasi.

“Kami diminta menunggu sampai APBD perubahan 2018 diputuskkan dalam rapat paripurna nanti. Padahal, sudah ada anggaran untuk membayar honor GTK dari dana BOSDA sebesar 40 persen? Kenapa tidak itu saja yang dibayarkan,” katanya.

Terpisah Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Supandi Budiman mengaku keterlambatan pembayaran honor GTK karena harus menunggu terhadap evaluasi sejumlah anggaran kegiatan di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Kalau kemarin kita menutup dulu kas daerah, karena harus menuggu hasil mengevaluasi sejumlah anggaran kegiatan di SKPD,” ungkap Supandi Budiman kepada wartawan.

Ketika disinggung keterlambatan pembayaran honor GTK tersebut, karena terjadi potensi potensi defisit anggaran, Supandi membantah.

Menurut dia, kondisi keuangan daerah saat ini masih terbilang normal. Hal itu  terlihat dari sejumlah anggaran kegiatan di SKPD yang telah dibayarkan kepada pihak rekanan.

“Selama ini kewajiban pemerintah daerah sampai saat ini tetap dipenuhi kepada pihak ketiga,” katanya.

Data yang dilansir BKPAD, jumlah TKK di Kota Bekasi, sebanyak 11,388 orang. Kebutuhan belanja pegawai TKK sebesar Rp 565,3 miliar.

“Saat ini anggaran yang tersedia di kas daerah Pemkot Bekasi sebanyak Rp 266 miliar. Sedangkan, data TKK yang kita terima dari BKPPD berjumlah 11,388 orang,” tandas Supandi.(sgr)

 

 

 

Berita Terkait

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan
PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Anggota Komisi IV Soroti Pengangkatan Kepsek Definitif, Sedangkan Kadisdik Masih Plt
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB