KanalBekasi.com – Dinas Perhubungan Kota Bekasi, melarang bagi kendaraan truk bertonase lebih dari delapan ton melintas di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang. Larangan tersebut, sebagai upaya antisipasi kerusakan yang terdapat di beberapa titik jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan Jalan Kalimalang merupakan jalan lokal, karena itu Pemerintah Kota Bekasi, akan memberlakukan manajemen lalu lintas guna mencegah kondisi kerusakan jalan yang semakin parah.
“Kondisi lalu lintas di Jalan KH Noer Ali, memang sudah padat, di tambah lagi dengan adanya proyek tol becakayu yang berukuran besar sehingga membuat jalan itu semakin macet,” ungkap dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Imbas Pembangunan Tol Becakayu, Jembatan 6 Ditutup
Menurut Yayan, di sepanjang area Jalan KH Noer Ali, dalam beberapa bulan belakang mengalami kerusakan yang cukup signifikan di beberapa titik. Bahkan kerusakan jalan itu terlihat amblas, bergelombang, dan berlubang hingga digenangi air mana ketika turun hujan. Terlebih truk yang bermuatan besar itu dinilai menjadi salah satu penyumbang kepadatan arus lalu lintas yang terhubung dengan Jakarta Timur.
Selain mengurangi kemacetan menurut Yayan, pihaknya juga membantu percepatan progres pembangunan Proyek Tol Becakayu.
“Jadi lebih baiknya untuk truk-truk tersebut, agar keluar dari Cakung lalu langsung masuk Jalan Sudirman, Ahmad Yani, daripada masuk KH Noer Ali Kalimalang,” katanya
Baca Juga: Grand Kamala Lagoon Bekasi, Bangun Jalan Tembus Pekayon-Kalimalang
Dishub juga akan memasang rambu-rambu sepanjang jalan dan pemasangan pembatas dimensi kendaraan dengan kapasitas maksimal setinggi 4 meter. Pembatas itu dipasang mulai pintu keluar Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta/Jakarta Outer Ring Road (JORR), di Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat.
“Pelarangan ini mulai diberlakukan pada hari ini, sementara bagi batas waktu pelarangan akan dicabut kemungkinkan setelah pembangunan Tol Becakayu selesai maupun kondisi jalan yang rusak sudah diperbaiki,” tutupnya.(den/sgr)





































