Diluar Jadwal, Jokowi Sambangi Sekolah yang Rusak di Muara Gembong

Rabu, 30 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi mendatangi sekolah yang rusak di Muara gembong Kabupaten Bekasi

Jokowi mendatangi sekolah yang rusak di Muara gembong Kabupaten Bekasi

KanalBekasi.com – Presiden Jokowi disela-sela acara panen raya udang vaname di Muara Gembong menyempatkan diri mendatangi SMPN 1 Muara Gembong di Jalan Pantai Laut, Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Agenda ini tidak disengaja karena diluar rencana jadwal kunjungan ke Muara Gembong. Jokowi mendatangi sekolah tersebut pasalnya adanya laporan masuk dari warga karena rusaknya fasilitas sekolah yang berdiri sejak 1983 itu.

“Mau lihat itu (sekolah rusak), tadi ada yang cerita di tambak, makanya mau lihat bagaimana kondisinya,” ujar Jokowi, Rabu (30/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: APBN 2019 Sebesar Rp 34,1 Triliun Untuk Perbaiki Sekolah dan Pasar

Jokowi mendatangi beberapa ruangan kelas di sekolah tersebut, dirinya mengungkapkan kekhawatiran sekolah yang rusak karena dapat membahayakan aktivitas kegiatan belajar mengajar. Ia melihat ruangan kelas yang tampak kumuh, termasuk plafon-plafon kelas yang retak sehingga dipastikan bocor di kala hujan turun deras.

“Ini sudah parah (bangunannya), Kepala sekolah bilang sudah ada pemeliharaan dan perbaikan tapi belum maksimal” katanya.

Jokowi langsung meminta kepada Menteri Basuki agar segera memperbaiki kerusakan-kerusakan bangunan SMPN 1 Muara Gembong. Ia mengatakan hal ini harus disegerakan, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan nyaman seperti yang diharapkan para guru dan siswa sekolah.

Ia mengatakan pembiayaan sepenuhnya akan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 di bawah tanggung jawab Kementerian PUPR. Jokowi mengatakan Maret nanti sudah mulai ada pekerjaan di sekolah tersebut

“Karena siswanya banyak, ada sekitar 600-an, tapi sarana prasarana seperti ini” pungkasnya. (sgr)

Berita Terkait

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras
Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK
Pemkot Bekasi Garap Kabel Bawah Tanah Sepanjang 290 Km untuk Penataan Kota
Penyalahgunaan Plat Dinas Marak, Pemkot Bekasi Siap Jatuhkan Sanksi
Piutang Gaib PBB di Kota Bekasi Bikin Resah, Ini Penjelasan Bapenda
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Anggota Komisi IV Soroti Pengangkatan Kepsek Definitif, Sedangkan Kadisdik Masih Plt
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 00:13 WIB

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras

Rabu, 22 April 2026 - 21:09 WIB

Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK

Senin, 20 April 2026 - 19:59 WIB

Pemkot Bekasi Garap Kabel Bawah Tanah Sepanjang 290 Km untuk Penataan Kota

Senin, 20 April 2026 - 19:49 WIB

Penyalahgunaan Plat Dinas Marak, Pemkot Bekasi Siap Jatuhkan Sanksi

Senin, 20 April 2026 - 13:27 WIB

Piutang Gaib PBB di Kota Bekasi Bikin Resah, Ini Penjelasan Bapenda

Berita Terbaru

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani

HEADLINE

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:18 WIB

BERITA UTAMA

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras

Kamis, 23 Apr 2026 - 00:13 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi

BERITA UTAMA

Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK

Rabu, 22 Apr 2026 - 21:09 WIB