KanalBekasi.com – Direktur Jendral Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK, M.R Karliyansya menjabarkan jumlah hari kualitas udara berdasarkan indeks PM 2.5. Dari data tersebut terungkap bawa selama tahun 2018 terdapat 34 hari dimana kualitas udara tergolong “Baik”, 122 hari dimana kualitas udara tergolong “Sedang”, semantara 196 hari di saat kualitas udara tergolong “Tidak Sehat”.
Hal tersebut makin menyadari betapa pencemaran udara merupakan penyebab kematian dini yang makin berbahaya. Studi paling mutakhir menemukan bahwa polusi udara membunuh 9 juta orang per tahun, termasuk 800.000 orang di Eropa.
Baca Juga: KPK Bidik Pemberi Izin Berdampak Kerusakan Lingkungan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Polusi udara dapat mengurangi usia harapan hidup rata-rata sebanyak dua tahun” Kata Karliyansa, Minggu (17/3)
Senada dengan hal tersebut, Jallal, aktivis lingkungan hidup Ibukota menyatakan data yang dipaparkan KLHK mendukung laporan yang dirilis oleh IQ AirVisual bekerjasama dengan Greenpeace Asia Tenggara pekan lalu yang memaparkan kualitas udara di kota-kota di seluruh dunia.
Dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa Jakarta menduduki peringkat nomor satu dengan PM 2.5 terburuk di Asia Tenggara sepanjang tahun 2018.
“Tetapi, itu semua adalah puncak gunung esnya. Mereka yang harus rawat inap di rumah sakit, harus berobat ke dokter dan rawat jalan, serta yang kehilangan hari bersekolah dan bekerja jumlahnya jauh lebih besar lagi. Hal yang sama pasti terjadi di Jakarta, dan ini menyebabkan kerugian kesehatan, kehilangan produktivitas ekonomi, dan masalah kualitas lingkungan yang parah” Terangnya
Bukan hanya terungkap bahwa rata-rata tahunan PM 2.5 di Jakarta melampaui batas WHO, yang merupakan tolok ukur internasional yang sudah mempertimbangkan dampaknya kepada kesehatan. Ternyata terungkap bahwa rata-rata tahunan tersebut melampaui baku mutu yang sudah ditetapkan pemerintah Indonesia yang sebenarnya lebih longgar daripada baku mutu WHO yang berada pada angka 10 ug/m3.(sgr)






































