Calon Pendaftar SMAN 2 Bekasi Sempat Kecewa Saat Panitia Minta Validasi KK

Senin, 17 Juni 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari pertama pelaksanaan  PPDB online 2019 di SMAN 2 Bekasi, Senin (17/6)

Hari pertama pelaksanaan PPDB online 2019 di SMAN 2 Bekasi, Senin (17/6)

KanalBekasi.com – Sejumlah orang tua calon siswa sempat mengalami kekecewaan saat mendaftar pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online di SMAN 2 Bekasi. Pasalnya calon pendaftar terancam tidak bisa mendaftar secara online jika Kartu Keluarga (KK) belum di validasi.

Kepada KanalBekasi.com, Noldi salah satu orang tua calon siswa mengaku sedikit kecewa ketika ingin mendaftatar anaknya. Salah seorang panitia penerimaan siswa baru sempat mempersoalkan KK miliknya belum diperbaharui.

Hal itu terjadi saat calon pendaftar melewati tahap pemeriksaan berkas. Salah seorang panitia kata dia, mengatakan agar data didalam KK telah di validasi selambat-lambatnya tahun 2018. Sementara, KK miliknya diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi tahun 2012 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya sempat ada sedikit masalah pada KK-nya, jadi harus diurus terlebih dahulu. Salah seorang panitia mengatakan bahwa data di KK harus di validasi paling lambat tahun 2018,” katanya, Senin (17/6).

Baca Juga: Calon Pendaftar Sekolah Negeri Membludak, KCD Imbau Daftar ke Swasta

Ia dan beberapa orangtua calon pendaftar lainnya sempat terkejut mendengar pernyataan panitia. Karena didalam petunjuk teknis PPDB online 2019 tidak disebutkan validasi data KK calon peserta didik.

“Selama ini sosialisasi mengenai PPDB online 2019 snagat minim sekali. Kan tidak ada didalam petunjuk teknis bahwa harus melakukan validasi KK. Soalnya, saat di sekolah asal aja, pihak sekolah tidak pernah menyinggung agar melakukan validasi KK,” paparnya.

Baca Juga: Mendikbud Tegaskan Nilai Ujian Bukan Syarat Utama Masuk Sekolah

Menanggapi hal itu, Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah III, Herry Pansila, mengatakan jika terdapat kendala pada data anggota Kartu Keluarga, sejatinya pihak sekolah dapat mengatasi melalui operator.

Sambung dia, hal ini mungkkin ada miss komunikasi, karena data KK yang dimiliki oleh warga atau calon siswa belum terinput dan datanya hanya sebatas di tingkat Kelurahan atau Kecamatan setempat.

“Sebenarnya tidak ada masalah, bisa dilakukan secara manual atau dicatat, nanti setelah dinyatakan diterima calon siswanya, baru bisa diserahkan dokumen pendukungnya atau diurus pada saat PPDB ke dinas terkait,” pungkasnya.(gir/sgr)

Berita Terkait

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB