Komunitas Batik Bekasi Bantu Sekolah Terdampak Banjir

Senin, 6 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kombas, Barito menyerahkan bantuan secara simbolik kepada Kepsek Margahayu XIII, Nasan

Ketua Kombas, Barito menyerahkan bantuan secara simbolik kepada Kepsek Margahayu XIII, Nasan

KanalBekasi.com – Komunitas Batik Bekasi (Kombas) menyerahkan bantuan kepada salah satu sekolah terdampak banjir pada 1 – 3 Januari 2020 kemarin.

Sekolah yang  disambangi adalah SD Margahayu XIII, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Ketua Kombas, Barito Hakim Putra mengatakan bantuan yang diberikan sebagai wujud empati dan kepedulian kepada korban banjir kemarin, terutama anak-anak sekolah yang kehilangan buku dan alat tulis

Baca Juga: Viral Penampakan Banjir Parah di Kota Bekasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini sebagai wujud kepedulian Kombas, hari ini kami berikan bantuan berupa perlengkapan sekolah yakni alat tulis dan buku mengingat sekolah ini yang terdampak cukup parah,” kata Barito, Senin (6/20)

Barito menambahkan bantuan yang diberikan Kombas tidak hanya sebatas sekolah, saat banjir hari pertama komunitas juga turut membantu di lokasi yang terkena dampak banjir parah yaitu wilayah Kartini dan Harapan Mulya. Tidak hanya tenaga, bantuan makanan di lokasi tersebut juga didistribusikan mengingat warga banyak yang membutuhkan.

“Kadang kondisi bencana hanya barang-barang penting yang diselamatkan sedangkan peralatan masak mereka tidak terselamatkan,” terangnya

Ia mengingatkan dan mengajak para donatur untuk berperan aktif membantu sesama, mengingat korban banjir memiliki kebutuhan yang berbeda. Bantuan saat sedang recovery seperti sekarang ini menurutnya sangat penting

“Ngga bisa kita mengharapkan peran pemerintah saja, perlu kepedulian masyarakat terlebih cakupan banjir yang luas dan korban yang tidak sedikit,” jelasnya

Sementara itu Kepala Sekolah SD Margahayu XIII, Nasan mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Kombas mengingat bantuan yang diberikan  saat ini memang sangat dibutuhkan.

“Hari ini kami sudah diinstruksikan kepada para orang tua murid, apabila ada anak-anak yang baju seragamnya tidak dapat diselamatkan karena banjir boleh menggunakan baju bebas sambil menunggu bantuan lainnya kalau memang ada,” tukasnya

Nasan berujar saat ini ada 115 orang tua murid yang terdampak banjir parah.Banyak diantara mereka yang kehilangan buku, alat tulis dan seragam.

“Seragam sekolah banyak yang hilang, jadinya kita perbolehkan menggunakan pakaian bebas, termasuk kebutuhan akan alat tulis, kebetulan Kombas kasih bantuan, sangat kita apresiasi,” tutupnya.(sgr)

Berita Terkait

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong
Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan
Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan
Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu
Dapur SPPG Unisma Bekasi Mulai Beroperasi, Pemerintah Perketat Standar Layanan Gizi
Pemprov Jawa Barat Tetap Tarik Pajak Kendaraan Listrik untuk Dukung Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan

Kamis, 23 April 2026 - 08:18 WIB

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Rabu, 22 April 2026 - 19:05 WIB

Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan

Rabu, 22 April 2026 - 11:21 WIB

Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan

Selasa, 21 April 2026 - 22:42 WIB

Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu

Berita Terbaru

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani

HEADLINE

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:18 WIB

BERITA UTAMA

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras

Kamis, 23 Apr 2026 - 00:13 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi

BERITA UTAMA

Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK

Rabu, 22 Apr 2026 - 21:09 WIB