Jabodetabek Dilanda Cuaca Panas Ekstrem, Warga Diminta Waspada Dehidrasi

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KanalBekasi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) saat ini mengalami peningkatan suhu udara yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat cuaca terasa sangat panas terutama pada siang hari ini Senin (27/4)

Menurut BMKG, fenomena ini dipicu oleh pergerakan semu matahari yang sedang berada di selatan ekuator serta minimnya tutupan awan di wilayah Indonesia bagian barat. Hal tersebut menyebabkan radiasi sinar matahari langsung mencapai permukaan bumi tanpa banyak hambatan,

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan pada pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, saat suhu berada pada titik tertinggi. Warga juga diminta memperbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi, serta menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, atau tabir surya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk diketahui, dalam analisis BMKG per 23 Maret lalu, dalam periode satu minggu mendatang, variabilitas iklim seperti El Niño-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) berada dalam kondisi netral, sehingga tidak memberikan pengaruh dominan.

Monsun Australia diprakirakan akan menguat dan berperan dalam membawa massa udara yang bersifat kering dari wilayah Australia ke Indonesia. Di samping itu, dominasi aliran angin timur di sebagian besar wilayah menjadi sinyal bahwa sejumlah daerah mulai beralih secara bertahap dari periode musim hujan menuju musim kemarau

Selain itu, BMKG mengingatkan bahwa kondisi panas ini masih berpotensi berlangsung dalam beberapa hari ke depan, meski bisa berubah tergantung dinamika cuaca harian.

Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap dampak cuaca panas seperti kelelahan, pusing, hingga risiko heatstroke, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. BMKG menegaskan akan terus memantau perkembangan cuaca dan memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada publik. (red)

Berita Terkait

Disdik Bekasi Tinjau Pelaksanaan TKA Berbasis Komputer di SMPN 6 Tambun Utara
Pemkot Bekasi Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Dampak Pelemahan Rupiah
Ribuan Penari Padati CFD di Kota Bekasi, Tari Ronggeng Nyentrik Jadi Tarian Khas Bekasi
Ketua DPRD Kota Bekasi Ajak PB-BKMKB Perkuat Sinergi Bangun Kota Patriot
Mendagri Minta Seluruh Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
Pemkot Bekasi Pastikan Program Hibah Rp 100 Juta per RW Tetap Berjalan
Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras
Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:45 WIB

Disdik Bekasi Tinjau Pelaksanaan TKA Berbasis Komputer di SMPN 6 Tambun Utara

Senin, 27 April 2026 - 14:41 WIB

Jabodetabek Dilanda Cuaca Panas Ekstrem, Warga Diminta Waspada Dehidrasi

Minggu, 26 April 2026 - 19:30 WIB

Pemkot Bekasi Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Dampak Pelemahan Rupiah

Minggu, 26 April 2026 - 16:02 WIB

Ribuan Penari Padati CFD di Kota Bekasi, Tari Ronggeng Nyentrik Jadi Tarian Khas Bekasi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:14 WIB

Mendagri Minta Seluruh Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi didapuk sebagai Ketua Dewan Pakar Pengurus Besar Badan Kekeluargaan Masyarakat Kota Bekasi (PB-BKMKB) masa bakti 2025–2030.

POLITIK

Sardi Efendi Didapuk Jadi Ketua Dewan Pakar PB-BKMKB 

Minggu, 26 Apr 2026 - 14:24 WIB