Pemkot Bekasi Tunggak Insentif Nakes Rp 19 Milliar

Jumat, 23 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ilustrasi) Pemkot Bekasi gelar test swab massal

(Ilustrasi) Pemkot Bekasi gelar test swab massal

KanalBekasi.com – Pemerintah Kota Bekasi belum membayar insentif tenaga kesehatan (nakes) sejak Desember 2020 hingga Mei 2021 sebesar kurang lebih Rp 19 Milliar.

Sejauh ini insentif yang telah dibayar yakni bagi nakes yang bertugas di RSUD di wilayah Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengatakan insentif yang diterima nakes pada pandemi covid-19 relatif besar. Jumlah yang besar tersebut ternyata tidak semuanya ditanggung Pemerintah Pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Anak Tenaga Kesehatan di Jabar Dapat Kuota 2 Persen PPDB SMA dan SMK

“Tidak semua insentif nakes dibiayai oleh (pemerintah) pusat, ternyata ada yang dikembalikan ke daerah. Yang dikembalikan ke daerah ini cukup berat,” tutur Walikota, Jum’at (23/7)

Pemkot Bekasi, tambah Walikota, telah membayarkan insentif untuk nakes di Dinas Kesehatan sampai dengan Desember 2020. Saat ini menurut Rahmat pihaknya sedang memikirkan kebijakan penganggaran untuk dapat membayarkan insentif nakes.

“Kita sudah mulai penganggaran untuk dapat membayarkan insentif nakes tersebut. Sebab, keuangan daerah sedang recofusing atau pergeseran untuk penanganan Covid-19., ” imbuhnya

Pemkot akan menganggarkan khusus nakes segera bisa dibayarkan karena mereka sangat membutuhkan anggaran insentif ini.

Terkait besaran insentif nakes, Walikota tak merinci secara pasti, namun dia memastikan bahwa jumlah insentif tersebut besar. Ia juga memastikan membayarkan insentif nakes walaupun saat ini sedang menghadapi hal yang krusial.

“Untuk yang Desember sudah clear,jadi tersisa mulai awal tahun ini hingga Mei kemarin, ya karena insentif nya cukup besar, misal nakes Dokter Rp 15 Juta,, ” tukasnya

Berita Terkait

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan
PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB