Sri Mulyani Jawab Data Ngawur Zulhas Soal Utang

Jumat, 17 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri mulyani pada sesi jumps pers

Sri mulyani pada sesi jumps pers

KanalBekasi.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menanggapi pernyataan Ketua MPR Zulkifli Hasan soal utang. Menurutnya, pemerintah akan terus menjaga utang agar tidak mengganggu dari sisi fiskalnya, serta tetap berada di bawah kisaran 30 persen.

“Ke depan (utang negara akan) di bawah 29,8 persen. Rasio utang terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) kita termasuk yang rendah di dunia,” kata Sri Mulyani saat jumpa pers di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Zulkifli mengatakan pada Sidang MPR kemarin soal utang negara. Menurutnya pemerintah tidak bisa klaim rasio utang sekitar tiga persen adalah aman. Ini karena membayar negara harus bayar cicilan utang Rp 400 triliun per tahun. Zulkifli menilai itu sudah tidak wajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sri Mulyani membantah dengan mengatakan defisit APBN dalam tiga tahun terakhir terus turun menjadi 1,84% terhadap produk domestik bruto (PDB). Padahal pada 2015, defisit APBN pernah mencapai 2,59% terhadap PDB. Menkeu menjelaskan kondisi itu disebabkan pada periode 2015-2016 harga komoditas jatuh.

Kemudian untuk keseimbangan primer, Sri Mulyani mengatakan besarannya semakin mendekati nol. Dalam RAPBN 2019, defisit keseimbangan primer 0,13% terhadap PDB.

“Ini membuktikan kalau kita mau mempolitisasi utang, kita juga akan bicara pada bahasa sama, bukan nominal tapi menggunakan rambu-rambu yang ada dan biasa dipakai internasional,” kata Menkeu.(sgr)

Berita Terkait

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong
Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras
Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK
Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan
Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan
Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan

Kamis, 23 April 2026 - 08:18 WIB

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Kamis, 23 April 2026 - 00:13 WIB

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras

Rabu, 22 April 2026 - 21:09 WIB

Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK

Rabu, 22 April 2026 - 19:05 WIB

Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani

HEADLINE

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:18 WIB

BERITA UTAMA

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras

Kamis, 23 Apr 2026 - 00:13 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi

BERITA UTAMA

Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK

Rabu, 22 Apr 2026 - 21:09 WIB