Menanti Prestasi Olahraga Kota Bekasi

Sabtu, 8 Desember 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi Rujuk soal Massa Depan Olahraga Kota Bekasi

Diskusi Rujuk soal Massa Depan Olahraga Kota Bekasi

KanalBekasi.com – Rukun Jurnalis Bekasi (Rujuk) kamis lalu menggelar diskusi santai di alun-alun Kota Bekasi. tema yang diangkat “Masa Depan Olah Raga Kota Bekasi “. Kota penyanggah ibu kota ini memang punya prestasi yang tidak menonjol soal olahraga. Hanya ada beberapa atlet nasional yang lahir dari kota berpendududk 2,7 juta ini. Yang tak asing salah satunya Nur alim, Mantan bek nasional yang sempat membela timnas, selain itu Muhammad sejatera putra, peraih medali perak Seagames di Jakarta Agustus lalu.

Di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar di Bogor Oktober lalu, lagi-lagi Kota Bekasi tidak tercapai target medalinya. Bekasi hanya mendapat 46 Medali dari target 52. Ketua Koni Bekasi Abdul rosyad berkilah, tidak tercapainya target medali akibat minimnya sarana dan prasarana olahraga untuk berlatih.

“Cabang olah raga yang mendapat medali adalah cabang olahraga yang sarana dan prasarananya memadai” jawabnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, KONI juga menyoroti soal bonus atlet yang tak kunjung cair hingga saat ini. Bonus itu katanya sebagai motivasi para atlet berjuang. Pemkot Bekasi sudah menjanjikan bonus, untuk atlet perorangan peraih medali emas yaitu Rp 100 juta, medali perak Rp 50 juta dan medali perunggu Rp 25 juta. Sementara untuk kategori beregu besaran bonus disesuaikan.

“Kata-kata itu yang jadi motivasi untuk mereka, bonus atlet memang sejak awal diagendakan cair di tahun 2019. Adapun keinginan kita agar bisa direalisasikan ditahun ini (2018, red), namun tidak bisa karena sudah di floating tahun 2019,” Ujarnya

Senada dengan ketua koni, Kepala dinas Pemuda dan olahraga Kota Bekas Tedy hafni juga mengamini pernyataan Abdul rosyad. Tedy menyatakan Bonus atlet Kota Bekasi semoga bisa cair di awal 2019.
“ Kondisi keungan daerah yang hari ini masih belum mendukung “ Pungkasnya

Lain dengan Abdul rosyad, Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhiatmo tidak banyak bicara soal bonus atlet, Tri lebih banyak bicara soal bagaimana olahraga menjadi sebuah industri dan potensi wisata. Menurutnya bila sebuah event di selanggarakan akan mendatangkan banyak orang, sponsor swasta masuk, ekonomi meningkat.

Tri juga menambahkan, Kota Bekasi tidak punya Sumber daya Alam, jadi yang bisa di maksimalkan hanya sumber daya manusianya. Oleh karenanya dibutuhkan ide kreatif, atau lompatan-lompatan. Ia juga mencotohkan bagaimana membuat sebuah event iconik yang punya nilai jual, Misalnya Street soccer, bagaimana orang ramai-ramai bermain sepakbola di jalanan ketika Car freeday.

“Contoh lainnya festival tari ronggeng yang di ikuti 1.500 penari pada November lalu. Bagaimana antusiasnya masyarakat, orang luar banyak yang hadir, itu bisa menggerakkan ekonomi” kata Tri

Akmal marhali dari Save Our Soccer juga banyak bercerita bagaimana mengemas sebuah olahraga jadi gaya hidup. Ia mencontohkan Jerman, Negara tersebut punya wilayah yang sedikit lebih luas dari Bekasi. Namun sebagian besar orang Jerman menjadi anggota dari salah satu perkumpulan olahraga. Di samping menangani aktivitas olahraga, perkumpulan tersebut juga memegang fungsi penting di bidang kemasyarakatan dan partisipasi warga.

“Olahraga bisa dijadikan industri, kita banyak mendengar tentang tour de france di prancis. Di Bekasi kita bisa buat lomba lari menyelusuri tempat-tempat bersejarah misal” kata Akmal

Akmal juga menambahkan, Stadion Patriot Candrabaga juga punya kapasitas dan posisi yang strategis. Artinya bisa dimanfaatkan tidak hanya ketika Persija bertanding.

“Kalau tempat seperti taman kota ada sarana outbond atau wallclimbing tentunya bisa menambah gairah masyarakat soal olahraga, ketika olahraga sudah memasyarakat maka prestasi pasti mengikuti” pungkasnya.(sgr)

Berita Terkait

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Pengangkatan Kepsek Definitif, Kadisdik Masih Berstatus ‘Sementara’
Anggota Komisi IV Soroti Pengangkatan Kepsek Definitif, Sedangkan Kadisdik Masih Plt
Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan
MBG Dihadirkan untuk Memastikan Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas
Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 17:07 WIB

Anggota Komisi IV Soroti Pengangkatan Kepsek Definitif, Sedangkan Kadisdik Masih Plt

Kamis, 16 April 2026 - 23:41 WIB

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan

Kamis, 16 April 2026 - 21:14 WIB

MBG Dihadirkan untuk Memastikan Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB