Rumah Kompos Solusi Efektif Kurangi Volume Sampah

Senin, 11 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPTD Kebersihan Bekasi Timur, Yahya, sedang melakukan pengecekan sampah yang diolah menjadi kompos di Rumah Kompos

Kepala UPTD Kebersihan Bekasi Timur, Yahya, sedang melakukan pengecekan sampah yang diolah menjadi kompos di Rumah Kompos

KanalBekasi.com – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebersihan Kecamatan Bekasi Timur, berupaya mengurangi volume sampah di wilayahnya dengan memaksimalkan rumah kompos.

Seperti keberadaan Rumah Kompos Mitra Bekasi Timur yang berada di Jalan Chairil Anwar Bekasi Timur, merupakan salah satu solusi dari penanganan sampah di Kota Bekasi yang dinilai efektif.

Kepala UPTD Kebersihan Bekasi Timur, Yahya, menegaskan permasalahan sampah memang tidak lepas dari lokasi dan ketersediaan tempat pembuangan akhir sampah yang ada di wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ide awalnya sederhana, agar sampah yang ada bisa diolah dan bermanfaat dan bernilai guna,” kata Yahya, Senin (11/2).

Baca Juga: Komitmen Pemkot Kurangi Sampah Plastik Masih Sebatas Himbauan

Dengan mengefektifkan Rumah Kompos untuk menghasilkan sebuah produk yang mampu membantu menghasilkan barang tepat guna tanpa harus menghilangkan fungsi utamanya dalam menangani sampah.

“Rumah Kompos ini dihadirkan agar mampu menjadikan sampah yang ada bisa lebih bermanfaat,” imbuhnya.

Baca Juga: Pemprov Jabar Ajak Warga Ubah Sampah Jadi Emas

Berbekal dengan sejumlah mesin pencacah sampah, para petugas kebersihan yang ada di wilayah Bekasi Timur, membawa sampah baik berupa botol bekas maupun sampah daun untuk disetor ke Rumah Kompos.

Setelah dikumpulkan dan melalui proses pemilahan, sampah daun tersebut nantinya digiling menggunakan mesin khusus.

“Sampah yang dibawa oleh para petugas kebersihan nantinya dibawa kesini dan dipilah lalu digiling,” jelas Yahya bersemangat.

Baca Juga: Belum Sepekan, Tumpukan Sampah Bambu Kembali Cemari Sungai Cikeas

Setelah digiling, kemudian sampah olahan tersebut lalu di fermentasikan menggunakan campuran khusus selama dua minggu. Dari hasil fermentasi tersebut, nantinya sampah daun yang ada diayak menggunakan ayakan khusus.

“Setelah di fermentasikan selama dua minggu, sampahnya diayak kembali dan difermentasikan kembali selama 2 bulan untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” bebernya.

Dari proses tersebut, diakui Yahya, pihaknya mampu menghasilkan 1.605 kilogram pupuk biasa dan 740 kilogram pupuk super yang bisa dipakai untuk menyuburkan tanaman yang berada dipedestrian serta tanaman disejumlah instansi pemerintahan di Kota Bekasi.

“Alhamdulillah, pupuk yang dihasilkan bisa dipergunakan untuk menyuburkan tanaman yang ada dipedestrian maupun instansi pemerintahan di Kota Bekasi,” ungkapnya tersenyum.

Meskipun tidak dijual, namun warga yang ingin mendapatkan pupuk kompos dari Rumah Kompos Mitra Bekasi Timur, bisa mendapatkannya dengan mengajukan surat pengantar Rw yang ditujukan kepada pihaknya.

“Warga juga bisa mendapatkan pupuk kompos tersebut dengan mengajukan surat pengantar dari Rw setempat dan kami pun akan memberikan pupuk kompos sampai 150 kilogram banyaknya,” imbuh Yahya.

Terkait hal tersebut, Yahya berharap adanya sinergitas yang terbangun antara warga dan pihaknya untuk turut serta membantu membersihkan lingkungan dari sampah yang ada.

“Minimal mereka bisa membantu mengumpulkan sampahnya dan diserahkan kepada kami, sehingga permasalahan sampah bisa diselesaikan sedikit demi sedikit dan kehadiran Rumah Kompos ini bisa jauh bermanfaat,” pungkasnya.(gir)

Berita Terkait

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Anggota Komisi IV Soroti Pengangkatan Kepsek Definitif, Sedangkan Kadisdik Masih Plt
Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas
Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan
Pemerintah Genjot 30 Ribu Kopdes Merah Putih, Prioritaskan Desa, Kota Terkendala Lahan
Pimpinan BAZNAS Kota Bekasi Diisi Plt, 10 Nama Kandidat Masuk Seleksi Pusat

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Kamis, 16 April 2026 - 23:41 WIB

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Kamis, 16 April 2026 - 14:13 WIB

El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas

Kamis, 16 April 2026 - 13:01 WIB

Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB