KanalBekasi.com – Menginjak hari ke-7 pascalongsor yang menimbun Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian.
Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo menyatakan telah mengevakuasi 100 orang terdampak longsor. Dari jumlah tersebut 64 selamat, 31 orang Meninggal dunia, 3 orang luka 2 orang masih dinyatakan hilang.
“Kabupaten Sukabumi ini punya topografi wilayah perbukitan dengan batuan penyusun yang forus, gembur dan lepas, hal ini yang sering menyebabkan longsor” kata Sutopo, Minggu (6/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama 10 tahun terakhir, sambung Sutopo, sudah terjadi longsor sebanyak 132 kali dengan korban jiwa 12 orang, 293 terdampak dan puluhan rumah rusak.
Mitigasi longsor yang harus dibenahi, caranya dengan penguatan tebing, peringatan dini longsor, penghijauan, serta mitigasi non struktural seperti sosialisasi dan pendidikan kebencanaan.
“Terpenting waspadai curah hujan pada Januari dan Februari, karena intensitasnya tinggi” pungkasnya.(sgr)








































