PT KAI Reaktivasi Empat Jalur Kereta Api di Jabar

Selasa, 8 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Jalur kereta api Bandung - Banjar

Ilustrasi Jalur kereta api Bandung - Banjar

KanalBekasi.com – Komitmen serius dari Wali Kota Banjar, Bupati Pangandaran, dan Bupati Ciamis, untuk membantu proses reaktivasi jalur kereta api Banjar-Pangandaran-Cijulang akan sangat membantu PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam mempercepat reaktivasi jalur yang mati suri sejak 1982 tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, mengatakan sesuai dengan pernyataan Dirut PT KAI Edi Sukmoro beberapa hari lalu, proses reaktivasi tersebut dimulai tahun ini. Sebab penelitian dan perencanaan reaktivasi tersebut sudah rampung.

“Tinggal sekarang jalur yang ke Pangandaran akan ada penertiban. Kalau PT KAI, minta tahun sekarang dilaksanakan. Ini untuk mentriger pertumbuhan ekonomi kawasan Jabar di selatan dan timur, dengan Pangandaran yang menjadi ikon pariwisata,” kata Dedi, Selasa (8/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi mengatakan dukungan dari para bupati dan walikota yang kawasannya terlewati jalur tersebut sangatlah penting untuk kelancaran reaktivasi ini. PT KAI, katanya, tinggal melakukan penertiban terhadap bangunan yang didirikan di atas jalur tersebut dan memperbaiki jalurnya.

“Kita sudah dapat dukungan Bupati Pangandaran, Wali Kota Banjar, dan Bupati Camis, mereka siap. Kalau mereka komitmen, ini akan membantu penertiban. Mudah-mudahan semua siap dan diusahakan akhir tahun selesai,” katanya.

Dedi mengatakan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kota harus menyinergikan berbagai program pembangunan. Di antaranya, rekativasi sejumlah jalur kereta api di Jabar, yakni Banjar-Pangandaran, Cibatu-Garut, Rancaekek-Tanjungsari, dan Bandung-Ciwidey.

“Kalau tahun ini beres penertiban, tahun depan bisa selesai fisik. Lahan yang dipakai adalah milik PT KAI. Kalau ada penggantian untuk bangunan seperti jalur Cibatu, PT KAI yang akan menentukan. Ada standarnya,” katanya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan reaktivasi jalur Banjar-Pangandaran-Cijulang ini sudah masuk tahap kedua. Terdapat beberapa bagian ruas jalur yang masih harus diperiksa dan diperbaiki.

“Tahap dua sedang dikerjakan. Terowongan ada empat antara Banjar sampai Pangandran ini harus dicek. Rumah-rumah warga juga harus dicek,” katanya.

Pemprov Jabar, katanya, hanya bisa membantu dan mendukung rencana reaktivasi jalur yang dimiliki PT KAI tersebut. Ridwan Kamil berharap hal tersebut segera direalisasikan karena untuk kepentingan masyarakat.

“Itu aset PT KAI, kita hanya bantu. Saya bilang ke Dirut PT KAI kalau memang saya dibutuhkan mengkomunikasikan ke warga, saya turun. Kan ujungnya sama saja,” katanya. (sgr)

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Pastikan Program Hibah Rp 100 Juta per RW Tetap Berjalan
Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong
Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras
Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK
Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan
Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:57 WIB

Pemkot Bekasi Pastikan Program Hibah Rp 100 Juta per RW Tetap Berjalan

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan

Kamis, 23 April 2026 - 08:18 WIB

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Kamis, 23 April 2026 - 00:13 WIB

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras

Rabu, 22 April 2026 - 21:09 WIB

Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK

Berita Terbaru

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani

HEADLINE

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:18 WIB

BERITA UTAMA

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras

Kamis, 23 Apr 2026 - 00:13 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi

BERITA UTAMA

Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK

Rabu, 22 Apr 2026 - 21:09 WIB