Warga Pengguna Kartu Sehat Keluhkan Prosedur yang Rumit dan Berbelit

Rabu, 13 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kartu Sehat  (KS) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK)

Kartu Sehat (KS) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK)

KanalBekasi.com – Pelayanan Kartu Sehat (KS) berbasis NIK akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Masyarakat Kota Bekasi yang sebelumnya dimanjakan dengan “Kartu Sakti” tersebut kini dibingungkan dengan peraturan yang dirasa berbelit

Salah seorang warga bernama Enu (28) menuturkan dirinya melakukan pengobatan di RSUD dr Casbullah Kota Bekasi, Minggu (10/2) kemarin. Namun dirinya terkejut lantaran KS yang ia miliki ternyata tidak dapat digunakan.

Baca juga: Choiruman: Kartu Sehat Salah Orientasi dan Tak Ada Benefit

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Katanya harus lewat rujukan, padahal telinga saya keluar darah dan butuh cepat penanganan, karna dirasa berbelit akhirnya saya bayar tunai” Katanya, Rabu (13/2)

Berbeda dengan Enu, Warga lainnya bernama Opik (58) punya cerita sendiri. Dirinya berencana mencabut giginya lantaran terkadang terasa sakit. Sesuai prosedur yang berlaku dia mengunjungi klinik yang bisa memberikan informasi rujukan, namun menurutnya pihak Klinik mengarahkan ke Puskesmas di wilayah Seroja, Bekasi Utara.

“ Saya pikir jadi mudah dengan Kartu Sehat ternyata prosedurnya rumit, saya tinggal di Harapan Mulya, kalau harus ke Seroja terlalu jauh” Terangnya

Opik menerangkan padahal di wilayah Kalibaru, Bekasi Barat disana terdapat Puskesmas, tapi kenapa diarahkan ke yang jauh. Menurutnya ini prosedur yang tidak efektif

“Harusnya ada Kartu Sehat dengan segala evaluasinya bisa membantu warga agar lebih mudah bukan sebaliknya” Pungkasnya.(sgr)

Berita Terkait

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan
PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB