KanalBekasi.com – Pengangguran di Kota Bekasi terbilang tinggi, berdasarkan data yang diperoleh angkanya mencapai 9 persen dari jumlah penduduk. Pemkot Bekasi berencana mengurangi hingga 150 ribu angka pengangguran yang ada.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan pihaknya sudah menggandeng pemerintah pusat dan Pemprov Jabar guna pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK)
Baca Juga: Pengangguran di Kota Bekasi Tinggi, Ini yang di Lakukan Pemkot
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kapasitas BLK Bekasi 3500 sedangkan target kita 150.000, jadi secara kapasitas tidak akan cukup, oleh karenanya kita berencana buat BLK sendiri” Kata Rahmat Effendi atau biasa disapa Pepen.
Lebih lanjut, Pepen menambahkan akan kerjasama dengan BBPLK terkait panduan teknis pelatihan dan standarnya. Ia menambahkan alasan pembangunan BLK sendiri dikarenakan daya tampung BBPLK yang ada tidak akan mencukupi.
“Rencana kita bangun di wilayah Mustika jaya, karena tanah disana masih murah” Tambahnya
Sementara itu, Kepala BBPLK Bekasi, Helmiaty Basri menyebut sebagian besar daerah sejatinya telah memiliki BLK masing-masing. Pihak BBPLK sendiri nantinya mensuport BLK yang ada dengan memberikan program latihan.
“Kabupaten Kota semua itu punya. Kita kasih program pelatihan kerja ke mereka. Kabupaten Tabalong sumpamanya, tahun ini mereka dapat 80 paket pelatihan dari kita, tapi instruktur tetap dari mereka,” paparnya. (sgr)






































