Teroris JAD yang Ditangkap Berniat Lakukan Aksi Amaliyah

Selasa, 24 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penggerebekan teroris oleh Densus 88

Ilustrasi penggerebekan teroris oleh Densus 88

KanalBekasi.com – Tim Densus 88 Antiteror Polri terus bergerak cepat dalam menbgantisipasi aksi teror daeri para terduga teroris. Hari ini, di dua lokasi berbeda, Jakata dan Bekasi sebanyak 9 orang terduga teroris telah diamankan. Kelompok tersebut merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi yang terhubung dengan JAD Bandung, Jawa Barat.

“Iya benar. Sampai sekarang sudah 9 orang terduga teroris yang ditangkap,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (23/9)

Baca Juga: Teroris JAD Bekasi Terima Kiriman Dana Operasional dari Luar Negeri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari 9 orang terduga teroris tersebut, yang pertama diamankan berinisial SN. Ia diamankan di Tambun, Bekasi, Jawa Barat sekitar pukul 05.35 WIB. Sedangkan yang kedua berinisial AZ di Tambun Selatan, Bekasi. Selanjutnya berinisial H pukul 06.00 WIB di Tambun, Bekasi dan IG diamankan pukul 06.05 WIB di Tambun, Bekasi. kelima atas nama AR, ditangkap pukul 07.05 WIB di Tambun Utara, Bekasi.

Sedangkan S dan istrinya AR diamankan serta AS yang diamankan di Tambun, Utara, Bekasi, Jawa Barat. Untuk MA alias Muri ditangkap pukul 08.30 WIB di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Dan selanjutnya inisial I ditangkap di Jakarta Barat.

“Tersangka Muri di Cilincing barang bukti yang disita high explosive, cukup banyak dan sudah akan dirakit dan rencananya digunakan saat dia akan amaliyah. Saat ini Densus 88 masih melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut,” papar Dedi Prasetyo.

Sebagai informasi, Untuk memenuhi kebutuhan operasional kelompoknya, JAD mempunyai usaha perkebunan dan aliran dana dari luar negeri.Seperti pengungkapan kasus JAD beberapa waktu lalu.

Total dana yang diterima dari jaringan teroris luar negeri sebesar Rp 413.169.857. Uang tersebut dikirim sejak Maret 2016 hingga September 2017 lewat Western Union. (sgr)

Berita Terkait

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan
PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB