Walikota Cek 6 Titik Perbatasan di Hari Pertama Pelaksanaan PSBB

Rabu, 15 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengecek 6 titik perbatasan di Kota Bekasi

Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengecek 6 titik perbatasan di Kota Bekasi

KanalBekasi.com – Merujuk pada kewenangan yang telah di setujui oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Perintah Gubernur Jawa Barat mengenai pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bekasi, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi meninjau 6 titik wilayah di hari pertaman pemberlakuan PSBB, Rabu (15/4)

6 titik lokasi yang di tinjau oleh Wali Kota Bekasi, yakni perbatasan Kecamatan Pondok Gede di Lubang Buaya (Cipayung, Jakarta Timur), perbatasan-perbatasan di Jl. Raya Jatiwaringin, Pintu toll masuk Jatiasih yang mengarah ke Jakarta, Perbatasan Jatisampurna – Depok di Jalan Pondok Ranggon, perbatasan pintu keluar tol jatiwarna dan terakhir di Exit Tol Bekasi Barat.

Baca Juga: PSBB Dimulai Rabu, Perantau Bukan Ber-KTP Bekasi Berhak Dapat Bantuan Sosial

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya telah disepakati oleh Wali Kota Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kota dan Dandim 0507 Bekasi penentuan titik perbatasan yang ada di Kota Bekasi yang menjadi penempatan lokasi PSBB yakni ada 32 titik di Kota Bekasi untuk proses 14 hari kedepan.

Wali Kota Bekasi menerangkan bahwa PSBB ini di bantu penjagaan perbatasan wilayah ini oleh anggota TNI, POLRI, Satpol PP Kota Bekasi, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, dan tidak menutup kemungkinan para Aparatur Sipil Negara (ASN) juga memonitoring di wilayah yang telah ditentukan.

Menurutnya, lakukan sosialiasi PSBB ini pada 2 hari diberikan imbauan, di hari ketiga beri peringatan, hari keempat dan kelima jika masih tidak diperingati akan di catat domisilinya dan berlaku sesuai UU Nomor 6 Tahun 2018 mengenai undang-undang yang mengatur tentang kekarantinaan kesehatan tanggung jawan Pemerintah Pusat dan Daerah penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan di wilayah.

“Kita akan terus sosialisasikan kepada masyarakat, bahwa PSBB ini merupakan langkah serius dalam menghadapi pandemi di Kota Bekasi,” ujar Rahmat

Berikut pada anggota yang bertugas di perbatasan, dengan langkah awal adalah mengecek pengendara penggunaan masker, pembatasan angkutan kota  di penumpang, motor yang diberlakukan 1 pengendara kecuali berboncengan dengan satu alamat yang sama yaitu keluarganya. Selanjutnya mengecek frekuensi yang keluar dan masuk Kota Bekasi, dan langkah terakhir di cek suhu tubuhnya. apabila suhu tubuh melebihi batas normal warga yang dari Jakarta maka dikembalikan ke Jakarta, namun apabila yang dari Kota Bekasi maka di suruh putar balik untuk mengisolasi diri ataupun pergi ke Puskesmas, dan bukan hanya itu tapi dicatat untuk di data dan dipantau perkembanganannya.

“Imbauan ini juga dilakukan harus secara persuasif, diberi pengertian bahwa virus Corona sangat berbahaya, dan kegiatan cek point ini dilakukan di 32 titik perbatasan dan dilakukan oleh Satpol PP, Dishub, pihak Kepolisian, TNI dan dari medis,” imbuhnya.

Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi sebelum meninggalkan titik cek point memberikan arahan dan juga mengucapkan banyak terima kasih kepada tim cek point yang berada di perbatasan-perbatasan.

Wali Kota Bekasi berharap semoga dengan adanya kegiatan pemberlakuan PSBB di Kota Bekasi merupakan langkah selanjutnya untuk memutus mata rantai perkembangan Covid 19 ini, dan sebelum meninggalkan lokasi Wali Kota berpesan kepada petugas perbatasan untuk mengikuti tahap-tahap yang telah diberlakukan sesuai keputusan, seraya itu, Wali Kota ucapkan terima kasih atas bantuan untuk penjagaan ketat di Kota Bekasi.(hms/adv)

Berita Terkait

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Wamendagri Kunjungi Kota Bekasi, Cek Kebijakan WFH
Sosialisasi Program MBG Penting Dilakukan untuk Edukasi Gizi ke Masyarakat
Wali Kota Bekasi dan Forkopimda Hadiri Rakornas 2026
Saldo Kas Pemprov Jabar Tersisa Rp 500 Ribu, Tren Kendaraan Listrik Salah Satu Pemicunya
Pemerintah Resmi Tetapkan Biaya Perjalanan Haji 2026
11 Helikopter Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir Sumatra
Hadapi Banyak Tantangan, Pemerintah Tak Gentar Terus Sosialisasikan Program MBG

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Sabtu, 11 April 2026 - 10:09 WIB

Wamendagri Kunjungi Kota Bekasi, Cek Kebijakan WFH

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:00 WIB

Sosialisasi Program MBG Penting Dilakukan untuk Edukasi Gizi ke Masyarakat

Senin, 2 Februari 2026 - 14:24 WIB

Wali Kota Bekasi dan Forkopimda Hadiri Rakornas 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:10 WIB

Saldo Kas Pemprov Jabar Tersisa Rp 500 Ribu, Tren Kendaraan Listrik Salah Satu Pemicunya

Berita Terbaru