Hadapi Banyak Tantangan, Pemerintah Tak Gentar Terus Sosialisasikan Program MBG

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

perwakilan BGN, Ade Tias Maulana, menyampaikan dalam paparannya bahwa program “Makan Bergizi Gratis” ini merupakan program untuk membantu menekan angka stunting dan perbaikan gizi anak Indonesia.

perwakilan BGN, Ade Tias Maulana, menyampaikan dalam paparannya bahwa program “Makan Bergizi Gratis” ini merupakan program untuk membantu menekan angka stunting dan perbaikan gizi anak Indonesia.

KanalBekasi.com-Jawa Barat (15/11) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program MBG dirancang tidak hanya sebagai penyedia makanan bergizi bagi anak-anak, tetapi juga sebagai gerakan bersama seluruh elemen masyarakat untuk membangun masa depan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia dilaksanakan di Kota Bekasi pada Jumat, (14/11). Melalui pemberian akses gizi yang merata, program MBG diharapkan mampu menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang lebih baik bagi anak-anak di seluruh Indonesia.

Anggota Komisi IX DPR RI, Sukur H. Nababan yang diwakilkan oleh Mohammad Iqbal Alam Islami menyampaikan dengan adanya sosialisasi ini masyarakat akan mendapatkan penjelasan mengenai pemahaman bagaimana pentingnya program. “Makan Bergizi Gratis” ini. “Dalam implementasinya, program MBG akan banyak menghadapi tantangan yang ada, salah satunya yakni mengenai bagaimana program ini bisa tepat sasaran, dan tepat wilayah untuk sasarannya,” ucap Iqbal Alam Islami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iqbal juga berharap agar semua stakeholder dan juga tokoh masyarakat kota Bekasi, bisa mengawal program “Makan Bergizi Gratis” ini. MBG ini ada sebagai upaya pemerintah untuk menurunkan resiko gizi buruk yang ada di Indonesia, dan juga angka stunting untuk memperkuat generasi bangsa, generasi Indonesia Emas tahun 2045.

“Semoga niat baik ini dapat terus dilanjutkan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi banyak orang, karena program ini juga salah satu upaya untuk meningkatkan ekonomi daerah,” harapnya.

Sementara itu, Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Siti Aisah, dalam pemaparannya menyampaikan terkait dengan program pemerintah “Makan Bergizi Gratis”, Program ini termasuk perwujudan dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Merupakan  program  prioritas  nasional  dan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Program sosialisasi ini sangat baik sekali untuk dapat diberikan dan dilaksanakan manfaatnya, agar teman-teman masyarakat, orang tua, mitra kerja memahami pentingnya “MBG”. Kolaborasi dan sinergi harus selalu ditingkatkan, agar “MBG” ini berjalan baik. Anak-anak kita jadi generasi penerus yang bergizi, yang sehat, cerdas, dan unggul untuk menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Siti.

Menambahkan, perwakilan BGN, Ade Tias Maulana, menyampaikan dalam paparannya bahwa program “Makan Bergizi Gratis” ini merupakan program untuk membantu menekan angka stunting dan perbaikan gizi anak Indonesia. Beliau juga menjelaskan melalui paparannya mengenai manfaat dari program ini yang tidak hanya untuk perbaikan gizi, namun juga penunjang ekonomi masyarakat penerima manfaat.

Harapan dari program sosialisasi ini adalah, agar para tamu undangan yang hadir dapat mengetahui manfaat dari program “MBG” ini dan dapat menjadi agen informasi untuk menyebarluaskan kembali manfaat dari program ini ke tetangganya, warga sekitar, dan masyarakat umum.

MBG mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang. Melalui sosialisasi yang dilakukan oleh berbagai pemangku kepentingan, masyarakat semakin memahami peran gizi dalam membentuk generasi unggul di masa depan. Edukasi ini menjadi pondasi penting dalam membangun perilaku hidup sehat yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Merespon Cepat Jabatan “Sementara” Kadisdik
374 Ribu Warga Jabar Berburu Kerja di Aplikasi “Nyari Gawe”
Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan
PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:17 WIB

Wali Kota Bekasi Merespon Cepat Jabatan “Sementara” Kadisdik

Senin, 20 April 2026 - 07:40 WIB

374 Ribu Warga Jabar Berburu Kerja di Aplikasi “Nyari Gawe”

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Piutang Gaib PBB di Kota Bekasi Bikin Resah, Ini Penjelasan Bapenda

Senin, 20 Apr 2026 - 13:27 WIB