Polisi Tangkap Petinggi Ormas Khilafatul Muslimin di Bekasi

Selasa, 14 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konvoi motor kelompok Khilafatul Muslimin

Konvoi motor kelompok Khilafatul Muslimin

KanalBekasi.comKepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan Penyidik DitreskrimumPolda Metro Jaya telah  menangkap dua orang terkait Khilafatul Muslimin di Medan, Sumatera Utara, dan Bekasi, Jawa Barat

“Keduanya disinyalir sebagai petinggi ormas Khilafatul Muslimin yang berperan sentral dalam pergerakan dan penyebaran ideologi organisasi,” kata Zulpan, Selasa (14/6).

Zulpan  mengatakan higga saat ini, kepolisian telah meringkus lima orang tersangka terkait gerakan Khilafatul Muslimin. Para tersangka berinisial AQHB, AA, IN, FA, dan SU.

Kepolisian juga menggeledah kantor Khilafatul Muslimin. Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan uang tunai Rp2,4 miliar serta buku-buku yang disebutnya bertema ideologi khilafah.

“Saat ini, semua barang bukti sedang diinvetarisir dan telah dilakukan penyitaan. Nanti pada saatnya akan kita ekspos ke publik,” ucap Zulpan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Aswin Siregar., angkat bicara terkait viralnya konvoi motor kelompok Khilafatul Muslimin dengan atribut khilafah.

“Bagi masyarakat atau siapa pun yang bergabung dalam kelompok itu bahwa kelompok tersebut memiliki sejarah panjang keterkaitan dengan berbagai teror dan radikal,” jelasAswin, Kamis, (2/6) lalu

Secara histori, Kabagbanops Detasemen Khusus (Densus) 88 menjelaskan bahwa kelompok Khilafatul Muslimin punya keterkaitan dengan berbagai peristiwa teror di Indonesia. Pemimpin kelompok tersebut Abdul Qodir Baraja sebelumnya juga ditangkap Densus 88 karena peristiwa teror. Selain itu Abdul Qodir Baraja juga pernah bergabung dengan kelompok Negara Islam Indonesia (NII).

“Kalau kami lihat dari pendiri kelompok ini atau gerakan ini, dekat sekali dengan kelompok-kelompok radikal, seperti NII,” terang Aswin. (sgr)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan
Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan
Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu
Dapur SPPG Unisma Bekasi Mulai Beroperasi, Pemerintah Perketat Standar Layanan Gizi
Pemprov Jawa Barat Tetap Tarik Pajak Kendaraan Listrik untuk Dukung Pembangunan
Dishub Tertibkan Parkir Liar di Stasiun Bekasi
Wali Kota Bekasi Tegur Keras Tiga Camat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:05 WIB

Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan

Rabu, 22 April 2026 - 14:57 WIB

Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan

Rabu, 22 April 2026 - 11:21 WIB

Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan

Selasa, 21 April 2026 - 14:44 WIB

Dapur SPPG Unisma Bekasi Mulai Beroperasi, Pemerintah Perketat Standar Layanan Gizi

Selasa, 21 April 2026 - 13:14 WIB

Pemprov Jawa Barat Tetap Tarik Pajak Kendaraan Listrik untuk Dukung Pembangunan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras

Kamis, 23 Apr 2026 - 00:13 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi

BERITA UTAMA

Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK

Rabu, 22 Apr 2026 - 21:09 WIB

ilustrasi

HEADLINE

Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan

Rabu, 22 Apr 2026 - 11:21 WIB