KanalBekasi.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berjanji akan menaikan dana hibah bagi pondok pesantren (ponpes) guna mendukung kualitas santri.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, menyampaikan bahwa pada 2024 Pemkot Bekasi telah mengalokasikan dana hibah Rp8 miliar untuk mendukung penyelenggaraan ponpes. Alokasi dana hibah tersebut, kata dia, akan terus ditingkatkan sesuai kebutuhan.
“Kita sudah melakukan hibah, di tahun ini kurang lebih Rp8 miliar. Nanti berikutnya pemerintah akan terus tingkatkan untuk bantuan hibah ini,” ungkap Junaedi saat Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 di Alun-alun M Hasibuan, Selasa (21/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keikutsertaan santri dalam peringatan puncak HSN 2024 ini disebut lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Setidaknya ada 1.300 santri berlomba di 19 cabang perlombaan yang dimulai sejak 12 dan 13 Oktober lalu.
Perlombaan yang digelar diantaranya membaca kitab kuning yang merupakan ciri khas Ponpes.
Sementara, Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Bekasi, Ismail Anwar mengatakan, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk mengalokasikan dana hibah untuk ponpes. Meskipun dalam penyalurannya, Ismail sepakat bahwa pemkot juga tidak bisa sembarangan diberikan.
Ada persyaratan yang harus dipenuhi seperti legalitas dokumen kepemilikan lahan, badan hukum, hingga izin operasional pesantren (IJOP). Setiap Ponpes akan diverifikasi oleh tim yang dibentuk oleh Pemkot dan Kemenag Kota Bekasi.
“Dari Kepwal itu pemerintah hari ini berkewajiban untuk memfasilitasi keberadaan pesantren. Salah satunya dengan digelontorkan Rp8 miliar itu, dalam pendistribusiannya pun kami harus sesuai dengan aturan main,” ucapnya.(Adv/Hms)






































