Upaya Mediasi Dua Anggota DPRD Kota Bekasi Gagal

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya mediasi Anggota dewan DPRD Kota Bekasi

Upaya mediasi Anggota dewan DPRD Kota Bekasi

KanalBekasi.com – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bekasi menggelar konferensi pers kasus dugaan penganiayaan oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi kepada Ahmadi alias madong. Namun upaya tersebut gagal lantaran Ahmadi alias Madong tidak hadir dalam mediasi tersebut.

Ketua BK DPRD Kota Bekasi, Agus Rohadi, menyebut sebelumnya Madong dan Fraksi PKB DPRD Kota Bekasi telah menyatakan sepakat untuk berdamai. Namun kesepakatan itu tidak berlanjut ke tahap penandatanganan.

“Seyogianya sudah konfirm dari semalam sepakat untuk berdamai. Lalu tadi pagi juga menyampaikan hal yang sama akan hadir jam 13.30 untuk berdamai. Namun sampai dengan hari ini, sampai dengan jam ini, dari Bang Madong maupun dari fraksi PKB tidak hadir,” kata Agus di Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus menambahkan Madong dan Fraksi PKB memang menyampaikan tidak dapat hadir, tetapi alasannya belum diketahui.

“Tadi sudah menyampaikan kepada saya bahwa tidak hadir, misal dengan alasan yang kita belum tahu,” ujar Agus, Rabu (24/9)

BK DPRD Kota Bekasi juga telah mengundang Arif Rahman Hakim untuk ikut menandatangani kesepakatan damai.

“Bang Arief dan Bang Oloan sudah menandatangani surat kesepakatan damai,” kata Agus.

Meski mediasi gagal, BK DPRD Kota Bekasi masih berupaya memfasilitasi perdamaian konflik antar anggota legislatif tersebut. Mengenai proses hukum, Agus menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Kita berharap bahwa masih ada waktu kok, masih ada waktu misal hari ini kita sudah konferensi pers, mudah-mudahan dengan konferensi pers yang sudah kita lakukan, lalu tanda tangan yang sudah dilakukan, nanti dari pihak sana (Madong dan FPKB) merubah atau berubah sikap,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Ahmadi alias Madong melaporkan rekannya sesama anggota DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim ke Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan penganiayaan. Ia mengaku ditoyor usai pembahasan RAPBD Kota Bekasi 2026 pada Senin (22/9). (red)

Berita Terkait

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan
Belum Ada Dana, Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tetap Direncanakan
Dukung Program Jumat Tanpa BBM, Ketua DPRD Kota Bekai Pilih Naik Transportasi Umum
Enam Bulan Berjalan, Kasus TSK Oknum Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Belum Ditahan
PTMP Sabet Tiga Penghargaan, Warga Tunggu Dampak Nyata ke Kota Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Kamis, 16 April 2026 - 12:10 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Rabu, 15 April 2026 - 17:10 WIB

Belum Ada Dana, Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tetap Direncanakan

Berita Terbaru