Disdik Minta Oknum Guru Pemukul Murid Dimutasi dari Kota Bekasi

Rabu, 19 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Screenshoot video oknum guru SMAN 12 Bekasi  memukul siswanya berkali-kali ditengah lapangan

Foto: Screenshoot video oknum guru SMAN 12 Bekasi memukul siswanya berkali-kali ditengah lapangan

KanalBekasi.com – Dinas Pendidikan Kota Bekasi minta oknum guru yang melakukan pemukulan pada muridnya dimutasi dari wilayah Kota Bekasi. Permintaan sanksi tersebut disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat, melalui surat Wali Kota Bekasi bernomor: 420/1146/Disdik.Set.

“Kami telah membuat surat ke Gubernur Jawa Barat dan mengusulkan oknumguru tersebut di mutasi ke daerah lain demi menjaga kondusifitas bagi guru yg bersangkutan dan juga siswa ,” tegas Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, Rabu (19/2).

Baca Juga: Guru SMAN 12 Bekasi ‘Tempeleng’ Siswanya Berkali-kali

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya pegajuan sanksi tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan klarifikasi dan evaluasi dilapangan pasca peristiwa tindak kekerasan yang sempat viral dimedia sosial beberapa waktu lalu.

Ia mengaku bahwa, Disdik Kota Bekasi memang tidak memiliki kewenangan langsung terhadap yang bersangkutan . Namun sikap tegsa Disdik dilakukan untuk memberikan kenyamanan terhadap peserta didik khususnya di SMAN 12 Bekasi.

“Kewenangan SMA/SMK memang ranahnya provinsi. Namun karena insiden tersebut berada di wilayah Kota Bekasi , mempunyai tanggung jawab moral utk ikut membantu ikut membantu, karena menyangkut anak-anak didik yang ada di Kota Bekasi,” jelasnya.

Baca Juga: Guru Pukul Siswa di SMA 12 Kota Bekasi yang Berpredikat Sekolah Ramah Anak

Menurut Inay, tindakan IM kepada siswanya sangat tidak pantas, mengingat tugas seorang guru ialah mendidik dan menjadi pengayom bagi anak didiknya.

“Saat hari kejadian (IM) dan Kepsek kita panggil. Saya minta kepada beliau untuk meminta maaf kepada siswa-siswa dan orangtua murid supaya tidak terjadi kesalahpahaman. Karena jelas memang dia sudah mengakui kesalahannya,” kata Inayatullah.

Dia berharap kejadian ini menjadi insiden terakhir bagi dunia pendidikan.

“Ini menjadi peringatan bagi kita semua, kedepan harus dibarengi juga pembinaan. Supaya ini jadi yang terakhir, jangan ada lagi tindakan kekerasan di dunia pendidikan,” tutupnya.(sgr)

Berita Terkait

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong
Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan
Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan
Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu
Dapur SPPG Unisma Bekasi Mulai Beroperasi, Pemerintah Perketat Standar Layanan Gizi
Pemprov Jawa Barat Tetap Tarik Pajak Kendaraan Listrik untuk Dukung Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan

Kamis, 23 April 2026 - 08:18 WIB

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Rabu, 22 April 2026 - 14:57 WIB

Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan

Rabu, 22 April 2026 - 11:21 WIB

Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan

Selasa, 21 April 2026 - 22:42 WIB

Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu

Berita Terbaru

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani

HEADLINE

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:18 WIB

BERITA UTAMA

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras

Kamis, 23 Apr 2026 - 00:13 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi

BERITA UTAMA

Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK

Rabu, 22 Apr 2026 - 21:09 WIB