KanalBekasi.com – Akhir-akhir ini, jalan di Kota Bekasi banyak dilalui mobil-mobil besar yang mengakibatkan kemacetan panjang dibeberapa titik.
Hal itu dikarenakan dampak kebijakan penanganan kemacetan Tol Jakarta-Cikampek meliputi rekayasa berdasar nomor pelat ganjil genap, pengaturan angkutan barang golongan III, IV dan V serta prioritas lajur khusus angkutan umum untuk bus sedang dan besar.
Kepala Bidang Lalulintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi mengungkapkan, volume mobil besar (truk dan kontainer) yang melewati jalan Kota Bekasi makin banyak disebabkan imbas paket kebijakan Tol Jakarta-Cikampek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iya benar volume Mobil Besar yang masuk Kota Bekasi sangat signifikan itu dampak Kebijakan penanganan kemacetan Tol Jakarta cikampek,”kata Johan Budi, Rabu (5/9/2018).
Ia mengatakan, Kota Bekasi merupakan jalan Alternative nasional sehingga pengendara Truk mengambil jalur ini untuk menghindari kemacetan parah di ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Pengaturan Lalu lintas di Kota Bekasi imbas pembangunan jalan proyek nasional dirasakan Kepala Seksi Pengendalian dan Oprasiobal (Dalops) Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Bambang Normawan Putra, mengungkapkan, Petugas Lalin Keteteran karna terlalu banyak Titik Proyek Jalan nasional seperti Pembangunan jalan Tol Jakarta-Cikampek, LRT dan Becakayu sehingga Mobil Besar (Truk, kontainer dan bus umum) yang melalui Kota Bekasi mencari jalan alternative.
“Jujur anggota keteteran, kita bersama Petugas Polantas Polres Kota Bekasi mengatur dan mengurai kemacetan di jalan Kota Bekasi, namun demikian kita selalu bikin rekayasa lalu lintas agar kemacetan ini tidak menjadi panjang dan tertahan lama,” pungkasnya.(lay)





































