PDIP Targetkan 60 Persen Suara di Jabar

Minggu, 18 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PDIP bersama Tim Kampanye Nasional menargetkan 60 suara di Jabar

PDIP bersama Tim Kampanye Nasional menargetkan 60 suara di Jabar

KanalBekasi.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), optimis pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin, menang di Jawa Barat pada pilpres 2019. Hal itu ditegaskan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto setelah menggelar safari di Jawa Barat.

Hasto mengungangkapkan, dengan semangat gotong royong, PDIP akan berkonsentrasi memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Jabar. Sehingga PDIP bersama dengan partai yang lain kemudian menunjukkan konsistensi hasil rakernas untuk menggarap daerah-daerah yang penting dan strategis seperti Jabar, Banten, Aceh dan sebagainya.

“Kita menargetkan Jokowi-Ma’ruf Amin meraih 60 persen suara di Bekasi, Karawang, Indramayu dan Cirebon. Selain itu, PDIP juga bergotong royong dengan partai koalisi TKN untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Jabar,” kata Hasto, Minggu (18/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pilpres dan Pileg ini, lanjut Hasto, sebenarnya muatannya adalah kekuatan teritorial. Dengan adanya PDIP, Golkar, PKB, Nasdem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo dan PSI yang merupakan perpaduan kekuatan udara dan darat, maka kami meyakini bahwa Jabar akan mengalami perubahan. Terlebih ini masih ada waktu bagi Pak Jokowi untuk mendorong sebuah kebijakan-kebijakan dengan mendengarkan aspirasi rakyat.

“Kami menangkap bagaimana masyarakat Jabar tidak hanya bandara di Kertajati, waduk, kemudian jalan tol dari Ciawi ke Sukabumi. Tetapi juga pembenahan terhadap sungai Citarum, kemudian juga perlindungan daerah-daerah pertanian, perbaikan infrastruktur jalan di desa-desa ini yang kami tangkap untuk menjadi harapan masyarkat dan dapat dijalankan oleh pak Jokowi dalam 5 bulan ke depan,” ujarnya

Lebih lanjut, Hasto mengatakan pihaknya mempunyai strategi untuk mengatur lumbung suara yang dimiliki partai koalisi Jokowi-Ma’ruf agar tidak rebutan. Apalagi, kata Hasto, koalisi ini solid tidak seperti Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi.

“Kami punya etika politik karena kelebihan KIK (Koalisi Indonesia Kerja) dibanding di sana (koalisi Prabowo-Sandi), kami tidak saling berhimpit. Antara PKB, PPP basisnya berbeda dengan PDIP dan Golkar. Dan dari survei internal kami Golkar, NasDem, kemudian Gerindra dan Demokrat itu justru berhimpit. Dengan demikian ketika Golkar mau naik, Demokrat mau naik, Nasdem mau naik, Gerindra harus turun,” jelas Hasto.(sgr)

 

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Merespon Cepat Jabatan “Sementara” Kadisdik
Piutang Gaib PBB di Kota Bekasi Bikin Resah, Ini Penjelasan Bapenda
374 Ribu Warga Jabar Berburu Kerja di Aplikasi “Nyari Gawe”
Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan
PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:17 WIB

Wali Kota Bekasi Merespon Cepat Jabatan “Sementara” Kadisdik

Senin, 20 April 2026 - 13:27 WIB

Piutang Gaib PBB di Kota Bekasi Bikin Resah, Ini Penjelasan Bapenda

Senin, 20 April 2026 - 07:40 WIB

374 Ribu Warga Jabar Berburu Kerja di Aplikasi “Nyari Gawe”

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Piutang Gaib PBB di Kota Bekasi Bikin Resah, Ini Penjelasan Bapenda

Senin, 20 Apr 2026 - 13:27 WIB