KanalBekasi.com – Kota Bekasi memiliki tingkat pengangguran enam persen secara nasional, sedangkan secara prosentase dari jumlah penduduk pengangguran di Kota Bekasi mencapai sembilan persen dari total 2,7 Jiwa. Hal tersebut disampaikan Wakil walikota Bekasi, Tri adhianto. Menurut Tri tingginya faktor pengangguran salah satunya karena faktor urbanisasi.
“Upaya yang kita lakukan sekarang yaitu dengan melakukan penetrasi dan pemahaman bahwa bekerja tidak harus dengan formal, Informal pun bisa dilakukan” Kata Tri, Kamis (20/12)
Ia menambahkan pemerintah sudah memberikan support kepada warga dengan memberikan pelatihan di setiap minggunya bersama gapura google.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini ada 80 warga kota bekasi yang diberikan pelatihan untuk memiliki jiwa usaha,” katanya.
Menurutnya, bentuk support yang diberikan Pemkot Bekasi salah satunya dengan membeli produk lokal milik UMKM Kota Bekasi.
“Saat ini sedang kita giatkan adalah Batik Bekasi. Supaya UMKM nya tumbuh. Kita optimalkan dengan mewajibkan aparatur, BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta agar membeli batik khas Bekasi dengan UMKM yang sudah kita bentuk,” ujar Tri.
Tri menambahkan untuk pengembangan UMKM Kota Bekasi dirinya siap melakukan MOU bila diperlukan.
“Saya contohkan, Koperasi Batik sudah kita buatkan MOU, jadi nanti organisasi batik yang ada, akan mensosialisasikan kepada instansi yang ada di Kota Bekasi untuk penggunaan Batik Khas Bekasi,” tungkasnya.
Tri menegaskan, akan mengembangkan produk-produk terbaru hasil UMKM Kota Bekasi seperti Makanan dan Minuman. Salah satu supportnya dengan menjualnya ke kantor instansi pemerintahan.
“Nanti kita membangun kantin disetiap instansi kepemerintahan” pungkasnya.(ary)






































