KanalBekasi.com – Maraknya aksi tindak kriminal dan tawuran yang melibatkan kelompok pelajar telah meresahkan banyak pihak. Akibat kejadian itu, tak sedikit korban luka maupun meniggal dunia di kalangan pelajar.
Kepada KanalBekasi.com, Selasa (26/2), Ketua MKKS SMP Kota Bekasi, Samsu mengimbau pihak sekolah memperkuat pendidikan karakter bagi siswanya. Sebab, aksi kriminal dan tawuran yang terjadi belakangan ini, telah menjadi momok menyeramkan. Bahkan, aksi kriminal tersebut telah mencoreng dunia pendidikan.
“Saya mengimbau agar sekolah bisa memperkuat pendidikan karakter siswanya di sekolah,” ujar Samsu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Disdik Janjikan Bantuan Anggaran Sekolah, Ternyata Hoax
Pada kesempatan itu, Samsu juga meminta kepada sekolah memperrkuat informasi dan koordinasi agar sekolah maupun lembaga tidak merasa dirugikan.
Selain itu, kerjasama antar stakeholder di dalam aksi pencegahan tindak kriminal melalui tindakan dan langkah secepatnya apabila ditemuka indikasi keterlibatan siswanya, sehingga proses di internal sekolah dapat segera diselesaikan.
“Jika memang ada indikasi keterlibatan siswa dalam aksi kriminal, MKKS SMP Kota Bekasi meminta agar diselesaikan secepatnya di internal sekolah,” bebernya.
Baca Juga: Sekolah Dilarang Pungut Bayaran Pinjam Pakai Sarpras UNBK
Dirinya tetap menekankan azas praduga tak bersalah bagi siswa yang terlibat kriminal.
“Jika baru sangkaan, maka azas praduga tak bersalah yang dikedepankan, tapi jika ada kekuatan hukumnya, maka harus ditindaklanjuti,” ucapnya.
Baca Juga: Sarpras di Sekolah Belum Terpenuhi Maksimal, Kinerja Disdik Dipertanyakan
Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie, menekankan pentingnya peranan masyarakat di dalam mencegah aksi kriminalitas tersebut.
Ali juga menegaskan kepada guru dan Kepala Sekolah agar memiliki sikap kepedulian yang lebih tinggi kepada sikap dan perilaku siswanya.
“Disdik Kota Bekasi menekankan pentingnya peranan masyarakat di dalam aksi pencegahannya dan sekolah juga perlu melakukan tindakan terhadap siswanya yang mencurigakan,” imbau Ali.(gir)






































