Polisi Buru Akun Medsos Ajak Pelajar Berdemo

Sabtu, 28 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo rusuh DPR

Demo rusuh DPR

KanalBekasi.com – Bareskrim Polri akan berkolaborasi dengan Polda Metro Jaya mengusut akun-akun media sosial (medsos) yang menyebarkan ajakan berdemo bagi pelajar STM yang terjadi di depan gedung DPR/MPR, pada Rabu (25/9/2019) lalu.

“Ya, tentunya nanti dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim dan Direktorart Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan mem-profiling akun-akun menyebarkan konten yang bersifat ajakan kepada sekolah dan siswa untuk melakukan demo ke Jakarta,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9).

Baca Juga: Demo Rusuh DPR: 254 Mahasiswa dan 39 Polisi Jalani Perawatan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi juga dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait masalah itu. Ia juga mengatakan publik saat ini juga perlu memahami bagaimana bertindak di era digital.

“Kalau ada unsur pidana, kami akan bekerja sama dengan KPAI. Penting juga literasi digital yang dilakukan oleh jajaran multimedia kepada masyarakat. Kami minta juga KPAI memberikan literasi digital ke masyarakat dan sekolah juga aktif memberikan edukasi ke siswanya,” ujar Dedi.

Sebelumnya Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramatjati Komisaris Besar Edi Purnomo mengatakan terdapat korban tewas berinisial ME, 23 tahun pada demo ricuh di DPR

“Korban tewas karena gangguan pernapasan. Informasi keluarganya ada riwayat asma,” kata Edi saat dihubungi, Jumat, 27 September 2019.

Edi mengatakan korban tewas dibawa ke RS Polri pukul 05.30 kemarin pagi untuk diotopsi. Jenazah korban, kata dia, telah diserahkan kepada orang tuanya tadi malam pukul 23.00.

“Dari hasil otopsi tidak ada luka.” Tukasnya

Selain korban tewas, kata dia, ada puluhan korban luka yang dirujuk ke RS Polri Kramatjati. Sebagian korban luka adalah polisi yang terkena sambutan saat kerusuhan kemarin.

“Ada beberapa mahasiswa juga yang kami rawat,” ujarnya.

Kerusuhan pada Rabu lalu, diawali dengan demonstrasi pelajar. Para pelajar dengan seragam sekolah dan pramuka memulainya dengan menyerang anggota polisi. Mereka datang ke DPR RI merespons seruan ‘Pergerakan STM Se-Jabodetabek’ usai dua hari demonstrasi mahasiswa terkait RUU KUHP dan revisi UU KPK. (sgr)

Berita Terkait

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong
Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan
Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan
Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu
Dapur SPPG Unisma Bekasi Mulai Beroperasi, Pemerintah Perketat Standar Layanan Gizi
Pemprov Jawa Barat Tetap Tarik Pajak Kendaraan Listrik untuk Dukung Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan

Kamis, 23 April 2026 - 08:18 WIB

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Rabu, 22 April 2026 - 19:05 WIB

Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan

Rabu, 22 April 2026 - 11:21 WIB

Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan

Selasa, 21 April 2026 - 22:42 WIB

Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu

Berita Terbaru

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani

HEADLINE

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:18 WIB

BERITA UTAMA

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras

Kamis, 23 Apr 2026 - 00:13 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi

BERITA UTAMA

Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK

Rabu, 22 Apr 2026 - 21:09 WIB