Kota Bekasi Berpotensi Rawan Peredaran Narkoba

Jumat, 4 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers Operasi Nila Jaya 2019

Konferensi pers Operasi Nila Jaya 2019

KanalBekasi.com – Kasatreskrim Polres Bekasi Kota Kompol  Sigit Haryono mangatakan terjadi jumlah peningkatan jumlah pengedar narkoba di Kota Bekasi. Hasil operasi nila Jaya telah mengungkap 44 kasus peredatan narkoba sejak berlangsung operasi dari tanggal 18 September sampai 2 Oktober 2019.

“Kalo sampai bulan ini total ada sekitar 50 kasus yang diungkap,” katanya, Jum’at (4/9)

Baca Juga: Polrestro Bekasi Kota Ungkap 44 Kasus Narkoba

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peredaran narkoba di Kota Bekasi, kata dia, tidak dapat diprediksi terlebih para pengedar selalu berpindah lokasi dalam bertransaksi. Semua wilayah di Kota Bekasi menurutnya berpotensi rawan narkoba bila tidak ada pengawasan dan peran serta masyarakat.

“Sering dalam pengungkapan suatu kasus sudah kita lakukan tracking melalui sistem IT namun menghilang,” terangnya

Sigit menjelaskan sudah semestinya masyarakat dari unsur Rukun Tetangga(RT) dan lingkungan mengantisipasi peredaran narkoba. Terlebih para bandar dan pengedar tergiur untung besar dalam berbisnis narkoba.

“Pengungkapan kasus narkoba banyak yang berhasil dibongkar atas laporan masyarakat,” terangnya

Sigit mengatakan di masyarakat ada program Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar). Menurutnya peran masyarakat sebagai deteksi dini pencegahan sangat penting.Masyarakat dapat langsung melaporkan bila ada indikasi penggunaan dan peredaran narkoba

“Bisa langsung dilaporkan bila di lingkungan ada indikasi,” tukasnya

Sebagai informasi Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan bahwa kasus narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa menunjukkan angka 3,2% yaitu 2.297.492 orang, dihitung dari total jumlah pelajar dan mahasiswa tahun 2018 sebanyak 15.440.000 orang.

Sedangkan pada kelompok pekerja prevalensi setahun terakhir sebesar 2,1% atau setara dengan 1.514.037 orang, dihitung dari total jumlah pekerja formal sebanyak 74.030.000 orang. (sgr)

Berita Terkait

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan
PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB