Korban Gempa di Banten Meninggal Dunia Karena Serangan Jantung

Sabtu, 3 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KanalBekasi.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten mengatakan sampai dengan tadi pagi Pkl. 07.30 WIB telah melakukan pendataan terkait gempa berkekuatan 6,7 Schala richter semalam.

Dalam keterangannya BPBD Banten merilis dampak gempa tersebut menyebabkan 1.050 Jiwa mengungsi, 4 orang luka-luka dan 1 Orang meninggal dunia atas nama Rasinah (48 th). Korban meninggal dunia adalah warga kampung Cilangkahan, Rt 03/01, Desa Pecangpari Kecamatan Cigemblong. Korban diduga panik dan mengalami serangan jantung.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi mengatakan telah menghimpun kerugian materil rumah berjumlah 139 unit, masjid empat unit, gor satu unit, korban jiwa meninggal dunia satu orang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban menunggal buka karena tertimpa bangunan namun karena sakit jantung,” kata Edy, Sabtu (3/8)

Baca Juga: BNPB Cek Daerah Terdampak Gempa di Banten

Edy menambahkan menyiapkan sekitar 200 personel Polda Banten dan 100 orang Sabhara (Samapta Bhayangkara) diutus mendekat ke lokasi ketika gempa berlangsung diikuti potensi tsunami.

“Kita juga siagakan semua Polsek untuk evakuasi,” imbuhnya

Seperti diketahui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa magnitudo 7,4 telah terjadi pada 7.54 Lintang Selatan, 104.58 Bujur Timur atau pada 147 km Barat daya Sumur, Banten. Gempa berpotensi tsunami tersebut hingga terasa sampai Jakarta, Bekasi, Bandung, Sukabumi dan Cianjur. (sgr)

Berita Terkait

Tak Perlu KTP, Bayar Pajak Kendaraan di Kota Bekasi Kini Lebih Praktis
UU PPRT Mewajibkan ART Masuk Kepesertaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
Pemkot Bekasi Pastikan Program Hibah Rp 100 Juta per RW Tetap Berjalan
Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras
Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan
Dapur SPPG Unisma Bekasi Mulai Beroperasi, Pemerintah Perketat Standar Layanan Gizi
Pemprov Jawa Barat Tetap Tarik Pajak Kendaraan Listrik untuk Dukung Pembangunan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:49 WIB

Tak Perlu KTP, Bayar Pajak Kendaraan di Kota Bekasi Kini Lebih Praktis

Jumat, 24 April 2026 - 16:09 WIB

UU PPRT Mewajibkan ART Masuk Kepesertaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan

Kamis, 23 April 2026 - 20:57 WIB

Pemkot Bekasi Pastikan Program Hibah Rp 100 Juta per RW Tetap Berjalan

Kamis, 23 April 2026 - 00:13 WIB

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras

Rabu, 22 April 2026 - 21:09 WIB

Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK

Berita Terbaru

HUKUM DAN KRIMINAL

Polisi Amankan Ribuan Obat Keras Hasil Penggerebekan di Jatisampurna

Jumat, 24 Apr 2026 - 16:52 WIB