Begal yang Beraksi di Steam Mobil Dibekuk Polisi

Selasa, 15 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Press rilis pengungkapan pembegalan di Pondok Gede

Press rilis pengungkapan pembegalan di Pondok Gede

KanalBekasi.com – Polisi berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku pembegalan yang terjadi di Cucian Steam Arema Snow Wash, Kampung Sawah, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi. Peristiwa pembegalan tersebut sempat viral di media sosial dan ramai dibicarakan netizen.

Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota Kompol Arman dan didampingin Kasubbag Humas Kompol Erna Ruswing, Kapolsek Pondok Gede Suwari serta Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede AKP Supriyanto menggelar konferensi pers kasus pemerasan.

Baca Juga: Tim Gabungan Polres Bekasi Bekuk Komplotan Begal Sadis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga dari empat pelaku pembegalan yang ditangkap adalah NA dan JF yang berperan sebagai eksekutor dan KA yang berperan sebagai joki, sementara 1 pelaku lain berinisial O yang berperan sebagai joki masih dalam pengejaran.

Kapolosek Pondok Gede, Kompol Suwari mengatakan ketiga pelaku ditangkap di tempat berbeda dimana NA ditangkap di tempat tinggalnya di Cipayung, Jakarta Timur dan JF ditangkap ditempat tinggalnya di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

“Sementara tersangka KA ditangkap di tempat tinggalnya, Cipayung Barat 1, Jakarta Timur,” ungkap Suwari

Peristiwa pemerasan terjadi di Cucian Steam Arema Snow Wash, Kampung Sawah, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Senin (7/10) lalu sekitar pukul 02.00 WIB. Awalnya para pelaku yang berjumlah 4 orang berangkat dari daerah Jatiasih berboncengan dengan menggunakan 2 unit sepeda motor dengan membawa senjata tajam berupa 2 buah celurit yang disebunyikan dibalik sweatemya.

“Kemudian pada saat melintas di depan TKP pelaku Iangsung menghampiri tempat cuci steam tersebut. Pelaku NA dan JF langsung turun dari motor dengan mengacungkan clurit mengancam dan meminta paksa handphone milik korban,” pungkasnya

Sedangkan pelaku KA den 0, stanby di atas sepeda motor (joki). Karena korban takut di lukai, korban kemudian menyerahkan handphone miliknya, lalu setelah itu para pelaku melarikan diri ke arah Kranggan dan berhasil mengambil dua unit handphone merk samsung A20 wama hitam dan xiaomi 6A,” sambungnya.

Kemudian handphone Samsung A20 dijual dengan cara online deharga Rp900.000 dan Handphone Xiaomi dijual online seharga Rp300.000. “Dari hasil penjualan handphone milik korban tersebut pelaku JF mendapatkan uang sebesar Rp400.000, pelaku NA mendapatkan Rp200,000, pelaku KA mendapatkan Rp50.000, pelaku 0 mendapatkan uang sebesar Rp550.000,” pungkasnya.(sgr)

 

Berita Terkait

Dishub Tertibkan Parkir Liar di Stasiun Bekasi
Wali Kota Bekasi Tegur Keras Tiga Camat
Wali Kota Bekasi Merespon Cepat Jabatan “Sementara” Kadisdik
374 Ribu Warga Jabar Berburu Kerja di Aplikasi “Nyari Gawe”
Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan
PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:53 WIB

Dishub Tertibkan Parkir Liar di Stasiun Bekasi

Senin, 20 April 2026 - 18:34 WIB

Wali Kota Bekasi Tegur Keras Tiga Camat

Senin, 20 April 2026 - 15:17 WIB

Wali Kota Bekasi Merespon Cepat Jabatan “Sementara” Kadisdik

Senin, 20 April 2026 - 07:40 WIB

374 Ribu Warga Jabar Berburu Kerja di Aplikasi “Nyari Gawe”

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Kemenkes Resmi Atur Kandungan Gula, Garam, dan Lemak pada Minuman Kemasan

Berita Terbaru

HEADLINE

Dishub Tertibkan Parkir Liar di Stasiun Bekasi

Senin, 20 Apr 2026 - 19:53 WIB

BERITA UTAMA

Penyalahgunaan Plat Dinas Marak, Pemkot Bekasi Siap Jatuhkan Sanksi

Senin, 20 Apr 2026 - 19:49 WIB

HEADLINE

Wali Kota Bekasi Tegur Keras Tiga Camat

Senin, 20 Apr 2026 - 18:34 WIB