KanalBekasi.com – Program vaksinasi Covid-19 telah dilaksanakan sejak bulan Januari lalu. Ketersediaan yang belum mencukupi, membuat Pemerintah memberikan vaksin kepada sejumlah profesi yang dianggap rentan semisal tenaga kesehatan dan pelayan publik.
Namun, dibalik tingginya antusiasme masyarakat untuk mendapatkan vaksin bisa saja dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Pegadaian Laporkan 400 Akun Medsos Pelaku Penipuan Lelang Online
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ada ribuan penipu yang sudah bersiap memanfaatkan program vaksinasi Covid-19 ini. Para pakar memperingatkan penipuan akan terlihat meyakinkan, seolah resmi dikeluarkan oleh pemerintah.
Oleh karena itu, masyarakat diminta waspada, karena para penipu bisa mengetahui nama, nomor telepon dan email kita. Mereka kemungkinan besar akan menelpon atau mengirimkan SMS ke calon korban.
Menyikapi hal ini, Divisi Humas Polri memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan modus penipuan seperti ini.
Seperti dilansir dari laman resmi Instagramnya, @divisihumaspolri, Kamis (4/3), berikut modus yang dilakukan para penipu yang memanfaatkan program vaksinasi Covid-19:
1. Berpura-pura menjadi Tenaga Kesehatan
2. Modus mengaku mempercepat antrian
3. Modus meminta bayaran
4. Penipuan melalui SMS/Telepon
5. Pembayaran melalui via transfer.
(sgr)








































