Warga Perumahan Bumi Nasio Khawatirkan Banjir Lebih Besar dari Tahun Lalu

Rabu, 3 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD saat melakukan evakuasi banjir di salah satu perumahan di Kota Bekasi

BPBD saat melakukan evakuasi banjir di salah satu perumahan di Kota Bekasi

KanalBekasi.com – Sejumlah warga Perumahan Bumi Nasio Indah yang ada di Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi mengaku khawatir musim penghujan kali ini berdampak banjir yang lebih besar dari tahun lalu.

Pantauan KanalBekasi.com, sejumlah warga sedang membersihkan lumpur di rumahnya akibat banjir pada Senin (1/11)

Seorang warga bernama Yono (50) yang sudah tinggal di Perumahan Nasio sejak tahun 2001 mengaku banjir saat ini lebih parah dibanding awal dirinya tinggal di Nasio.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awal-awal sih banjir tapi engga terlalu parah, belakangan ini aja yang kemarin parah itu awal 2020 itu hampir 3 meter,” katanya, Rabu (3/11).

Saat banjir kemarin, lanjut Yono, dirinya mengatakan ketinggian air mencapai paha orang dewasa.

Dia juga berharap, pemerintah dapat memperlebar saluran air dan memperkuat tanggul agar tidak jebol lagi yang menyebabkan terendamnya perumahan Bumi Nasio Indah.

“Saluran air harusnya diperbesar, terus ada bangunan liar yang ada dipinggir sungai ditertiban, dan tanggul kita ini sering jebol mohon untuk diperbaikin,” harapnya.

Sebelumnya, sebanyak 1.400 warga atau 550 keluarga serta puluhan kendaraan terdampak banjir akibat tanggul jebol di Perumahan Bumi Nasio Indah, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Luapan Kali Cakung di lokasi tanggul jebol mulai memasuki perumahan warga pada Senin, (1/11) pukul 18.00 WIB.

Sementara itu Camat Pondok Gede Mariana mengatakan, warga belum membersihkan rumah terendam lumpur karena potensi banjir kembali terjadi. Meski begitu, warga perumahan telah mengevakuasi barang-barang berharga ke lantai dua. Luapan Kali Cakung ini juga merendam Perumahan Dosen IKIP, Jatiasih

‎”Iya warga khawatir banjir susulan, saat ini ada dua RW (rukun warga) yang terdampak yakni RW 15 dan RW 16 serta 13 RT (rukun tetangga). Total ada sebanyak ‎1.400 warga dari 550 keluarga yang terdampak,” kata Camat Jatiasih, Mariana, Selasa (2/11).

Berita Terkait

Tak Perlu KTP, Bayar Pajak Kendaraan di Kota Bekasi Kini Lebih Praktis
UU PPRT Mewajibkan ART Masuk Kepesertaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong
Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan
Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan
Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:49 WIB

Tak Perlu KTP, Bayar Pajak Kendaraan di Kota Bekasi Kini Lebih Praktis

Jumat, 24 April 2026 - 16:09 WIB

UU PPRT Mewajibkan ART Masuk Kepesertaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan

Rabu, 22 April 2026 - 19:05 WIB

Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan

Rabu, 22 April 2026 - 14:57 WIB

Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan

Berita Terbaru

HUKUM DAN KRIMINAL

Polisi Amankan Ribuan Obat Keras Hasil Penggerebekan di Jatisampurna

Jumat, 24 Apr 2026 - 16:52 WIB